Kentang dan Perang

Tanda apa yang digunakan raja-raja Batak untuk menyatakan perang?

1487426934000
  • BAGIKAN
  • line
  • bbm
Kentang dan Perang
Sisingamangaraja XII.

Dengan menggantungkan kentang. Kentang yang agak panjang diukir hingga menyerupai manusia dan ditusuk dengan beberapa lembing kecil. Orang-orang Batak menyebutnya Pulas.

Pulas disertai tiga surat bambu dengan kata-kata cercaan dan hasutan serta sebuah sumbu yang disulut. Kemudian Pulas itu digantungkan pada pintu kampung (huta) sebagai tanda maklumat perang.

Pada akhir tahun 1877, ritual angkat Pulas dipraktikan Sisingamangaraja XII ketika menyatakan perang terhadap Belanda. Perang itu kemudian dikenal sebagai Toba Oorlog atau Perang Toba yang pertama.

  • BAGIKAN
  • line
  • bbm
0 Suka
BOOKMARK