- 30 Okt 2020
- 3 menit membaca
Diperbarui: 4 hari yang lalu
PRESIDEN Sukarno pernah punya pengalaman tidak mengenakan dengan Charles de Gaulle. Beredar rumor bahwa Presiden Prancis itu benci kepada Bung Karno. Dengan alasan tertentu, de Gaulle cenderung bersikap sinis terhadap Sukarno.
“Suatu kali saya mengetahui bahwa de Gaulle tidak senang kepada saya,” ujar Sukarno kepada penulis otobiografinya Cindy Adams dalam Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia. Charles André Joseph Marie de Gaulle merupakan Presiden Prancis yang memerintah pada periode 1959-1969.
Menurut Sigit Aris Prasetyo dalam Dunia dalam Genggaman Bung Karno, antipati de Gaulle bermula karena Sukarno dianggap merecoki kepentingan Prancis di wilayah jajahan. Seperti diketahui, Sukarno begitu aktif menyokong perjuangan koloni Prancis untuk merdeka dari penjahahan, macam Aljazair di Afrika atau Vietnam, Laos, dan Kamboja di Indocina. Selain itu, Gaulle mencap Sukarno sebagai pemimpin Asia yang doyan perempuan cantik. Istilah Prancisnya, “Le Grand Seducteur” atau sang perayu agung.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















