- 3 Okt 2017
- 5 menit membaca
TAK salah lagi orang pertama dan mungkin yang terakhir menyebut berkali-kali nama majalah dewasa Playboy, seraya mempertontonkannya dalam acara resmi kenegaraan adalah Sukarno. “Saudara-saudara, ini loh saya bawa Playboy,” kata Sukarno ketika berpidato di depan 1500 Pemuda Marhaenis di Istana Negara Jakarta pada 20 Desember 1966.
Sebagai sosok yang sohor dikenal pemuja perempuan molek boleh jadi Sukarno senang majalah Playboy. Apalagi ada cerita Yvonne de Carlo bintang bahenol Amerika yang dikagumi kecantikannya pernah juga berpose untuk majalah itu. Saking kagumnya bahkan Sukarno bilang kepada anaknya, Guntur, bahwa jika ada lagi agen CIA yang tertangkap setelah Allan Pope, dia tidak akan rela kalau hanya ditukar dengan dibuatkan jalan By Pass, tetapi minta Amerika menukarnya dengan Yvonne.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












