top of page

Soemitro dan Ali Moertopo, Kisah Duel Dua Jenderal

Rivalitas antara Soemitro dengan Ali Moertopo. Akhirnya Soeharto yang menentukan karier mereka.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ali Moertopo dan Soemitro. (Repro Pangkopkamtib Jenderal Soemitro dan Peristiwa 15 Januari '74).

15 Jan 2019
4 menit membaca

Diperbarui: 13 Jan

DUA jenderal penting bertarung di awal Orde Baru: Jenderal Soemitro versus Mayjen Ali Moertopo. Soemitro adalah panglima Kopkamtib merangkap wakil panglima ABRI. Sementara Ali, perwira intelijen merangkap Asisten pribadi (Aspri) Presiden Soeharto.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page