top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Soeharto Nomor Tiga, Mendagri Murka pada Lembaga Survei

Menteri Dalam Negeri murka ketika mendapat laporan mengenai survei yang menempatkan Presiden Soeharto di urutan ketiga. Ia tuduh lembaga survei melakukan subversi.

21 Des 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Amirmachmud berbincang dengan Presiden Soeharto usai pelantikannya sebagai Menteri Dalam Negeri. (Repro H. Amirmachmud Prajurit Pejuang).

  • 21 Des 2023
  • 3 menit membaca

PRIA berparas rupawan itu memasuki ruang serbaguna di Hotel Indonesia, Jakarta, pada Jumat malam, 16 Juni 1972. Kehadirannya menarik perhatian tamu undangan dalam pesta meriah tersebut. Bukan hanya karena penampilannya yang necis dan gagah, tetapi karena namanya tengah menjadi perbincangan hangat di surat kabar. Pria itu adalah John M. di Gregorio, direktur perusahaan Survey and Business Research Indonesia (PT SUBURI), lembaga survei pertama di Indonesia yang didirikan pada akhir tahun 1960-an.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Murka karena utusannya dibantai dengan bengis, Sultan Mehmed II membalas dengan kekuatan penuh. Walau berhasil kabur, nasib Vlad Dracula berakhir tragis.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Pahit Getir Hidup Sjahrir

Pahit Getir Hidup Sjahrir

Menjelang akhir hayatnya, Sutan Sjahrir hidup sebagai tahanan dalam perawatan. Namun, justru pada saat itulah putrinya merasakan kehidupan sebagai keluarga yang utuh.
Gowa Masuk Islam

Gowa Masuk Islam

Islamisasi di Gowa dan Makassar makan waktu panjang meskipun raja-raja di sana sangat terbuka.
bottom of page