- Randy Wirayudha

- 14 Feb 2023
- 5 menit membaca
Diperbarui: 24 Des 2025
“SEKARANG lehermu yang dipenggal Nazi menjadi milikku. Berteriaklah, agar keberanianmu yang terbungkam bersinar.” Penggalan puisi berjudul “To and From the Guillotine” karya sastrawan cum aktivis Amerika Serikat Clara Leiser itu tercipta untuk mengenang kolega dekatnya, Mildred Harnack, yang dieksekusi pada 16 Februari 1943 lewat perintah Adolf Hitler.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












