- 2 Des 2023
- 6 menit membaca
Diperbarui: 5 Apr
KEMENANGAN telak Dwight D. Eisenhower-Richard Nixon atas Adlai Ewing Stevenson II-John Sparkman dalam pemilihan presiden Amerika Serikat tahun 1952 tak hanya memutus rantai kemenangan beruntun Partai Demokrat, tetapi juga mengubah pandangan para politisi terhadap televisi sebagai media kampanye.
Kesuksesan Ike, panggilan akrab Eisenhower, mengambil hati para pemilik suara hinggamereka ramai-ramai memilihnya di antaranya karena keberaniannya memanfaatkan iklan televisi. Tak ada warga AS yang tak mengenal “Eisenhower Answers America”, iklan kampanye yang menampilkan mantan panglima tertinggi pasukan Sekutu dalam Perang Dunia II itu menjawab pertanyaan-pertanyaan dari masyarakat.
Setelah tahun 1952, iklan menjadi andalan dalam kampanye politik modern. Menurut Marjolein Moorman dan Peter Neijens dalam “Political Advertising”, termuat dalamAdvertising Theory,iklan kampanye politik kian populer karena memungkinkan para kandidat dan partai untuk menampilkan diri mereka secara langsung kepada para pemilih, tanpa intervensi dari jurnalis yang kritis maupun politisi lain yang menjadi saingan.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















