top of page

Ratu Elizabeth II yang Dihujat dan Dicinta

Sosok ratu yang tak luput dari puja-puji hingga caci-maki. Takhtanya bertahan dari era pasca perang hingga pasca pandemi Corona.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ratu Elizabeth II memerintah Kerajaan Inggris dan negara-negara persemakmurannya selama tujuh dekade. (rct.uk/wikipedia).

10 Sep 2022
6 menit membaca

Diperbarui: 8 Sep

ERA Ratu Elizabeth II resmi berakhir. Setelah tujuh dekade dan melewati 15 masa pemerintahan perdana menteri (PM) Inggris, perempuan paling powerful yang pernah memimpin 33 negara (kini 15 negara) sekaligus itu menghembuskan nafas terakhirnya pada 8 September 2022 di usia 96 tahun. Takhtanya diteruskan putranya, Pangeran Charles, yang memilih nama Raja Charles III.


Ratu Elizabeth II wafat di Istana Balmoral di Aberdeenshire, Skotlandia sekira pukul 18.30 waktu setempat karena kondisi kesehatannya terus memburuk. Padahal, dua hari sebelumnya sang ratu masih muncul di depan publik dengan wajah berseri diiringi senyum kala bertemu PM Inggris yang baru, Liz Truss, di Istana Balmoral.


“Baru awal pekan ini ia masih menjalankan tugasnya saat ia menunjuk saya sebagai PM-nya yang ke-15. Hari ini jadi kehilangan besar buat kita tetapi Ratu Elizabeth II meninggalkan warisan yang besar…dan dengan berakhirnya era Elizabeth II, sekarang kita menyongsong era baru dalam sejarah luar biasa negara kita yang besar,” demikian potongan pidato PM Truss di laman resmi pemerintahan Inggris, Kamis (8/9/2022).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page