top of page

PSI Riwayatmu Dulu

Sutan Sjahrir mendirikan PSI sebagai partai kader. Meski gagal dalam pemilu tapi berpengaruh dalam pemerintahan. PSI berakhir dengan pembubaran.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ketua Umum PSI Sutan Sjahrir berpidato pada peringtan Hari Buruh. (Perpusnas RI).

  • 26 Jan 2024
  • 1 menit membaca

Diperbarui: 12 Feb

Bubarnya PSI tak serta merta membuyarkan cerita mengenai partai yang didirikan oleh Sutan Sjahrir pada 12 Februari 1948 itu. Partai memang selesai, tapi organisasi sayapnya tak lantas surut berkiprah. Mereka tetap eksis dalam panggung politik di Republik.


Upaya menghidupkan kembali PSI pun tak pernah berhenti. Walau berkali-kali pula menemukan kegagalan, para ahli waris PSI memainkan lakonnya sendiri-sendiri untuk membangun kembali mimpi partai.


PSI bak mitos yang terus jadi buah bibir dalam perbincangan politik di Indonesia. Sejumlah orang disebut-sebut sebagai kader PSI. Sassusnya mereka memainkan peran penting di dalam berbagai bidang, mulai pemerintahan sampai pers. Tak semua bisa menerima “tuduhan” itu.



Tapi, kata Fadjroel Rachman, aktivis yang paling lekat dengan para tokoh PSI, kemenangan PSI bukan terletak pada keberadaannya di panggung kekuasaan melainkan pada gagasannya yang kini dijalankan.


Historia mengangkat soal PSI bukan hendak mengukuhkan mitos, tapi untuk meriwayatkan partai yang pernah memainkan peran penting dalam sejarah di Indonesia.*


Berikut ini laporan khusus PSI




Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
KH Chalimi once led the Surabaya student movement opposing Suharto’s re-election as president. He was arrested and then detained at the notorious Kalisosok Prison.
bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
Pada 3 Juli 1922, Suwardi mendirikan sebuah perguruan di Yogyakarta untuk anak-anak bumiputera bernama Taman Siswa.
Pada 3 Juli 1922, Suwardi mendirikan sebuah perguruan di Yogyakarta untuk anak-anak bumiputera bernama Taman Siswa.
Artikel Suwardi sangat menyinggung pemerintah kolonial. Mereka pun langsung mengerahkan polisi untuk memeriksa Suwardi dan rekan-rekan perjuangannya.
Artikel Suwardi sangat menyinggung pemerintah kolonial. Mereka pun langsung mengerahkan polisi untuk memeriksa Suwardi dan rekan-rekan perjuangannya.
 Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Pameran foto-foto zaman revolusi yang belum pernah beredar. Menampilkan wajah baru sejarah Indonesia awal kemerdekaan.
Pameran foto-foto zaman revolusi yang belum pernah beredar. Menampilkan wajah baru sejarah Indonesia awal kemerdekaan.
Selain Indonesia, ada tiga negara lain yang pernah batal jadi host Piala Dunia U-20. Salah satunya bahkan sampai dua kali.
Selain Indonesia, ada tiga negara lain yang pernah batal jadi host Piala Dunia U-20. Salah satunya bahkan sampai dua kali.
Meski sarat gimmick, film Shazam! Fury of the Gods tetap menyajikan keluguan remaja yang menyimpan kekuatan para dewa Yunani.
Meski sarat gimmick, film Shazam! Fury of the Gods tetap menyajikan keluguan remaja yang menyimpan kekuatan para dewa Yunani.
transparant.png
bottom of page