top of page

Proyek Rutin Hantu PKI

Isu kebangkitan PKI telah dibangun secara sistematis sejak Orde Baru. Masih digunakan pasca Reformasi untuk kepentingan politik.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pendukung PKI pada Pemilu 1955. (Wikimedia Commons).

7 Jul 2020
3 menit membaca

Diperbarui: 24 Mei

ISU kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) tampaknya tak pernah absen mewarnai perpolitikan Indonesia. Setiap tahun, isu ini dipakai oleh berbagai kalangan untuk berbagai kepentingan. Dan jualan isu ini sejak Orde Baru hingga Reformasi masih saja laku.


Yang masih hangat misalnya pada demonstrasi menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). Demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Rabu (24/6/2020) itu diwarnai aksi pembakaran bendera PKI dan bendera Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Partai palu arit yang telah dilarang sejak 1966 itu disangkutpautkan dengan munculnya RUU HIP.


Sejarawan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Asvi Warman Adam, menyebut bahwa fenomena ini berkaitan dengan pemilihan presiden 2024 nanti. Asvi menengarai pihak-pihak yang berkepentingan menghidupkan isu komunisme adalah bagian dari rezim Orde Baru. Mereka hendak menjadikan isu komunisme kembali menjadi musuh bersama.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Untuk kali kedua, Indonesia Week promosikan beragam budaya Indonesia. Bertepatan dengan enam dekade hubungan Indonesia-Jepang.
Untuk kali kedua, Indonesia Week promosikan beragam budaya Indonesia. Bertepatan dengan enam dekade hubungan Indonesia-Jepang.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
transparant.png
bottom of page