top of page

Perlawanan Liem Koen Hian untuk Kemerdekaan

Menggunakan pena dan sepakbola untuk merobohkan pagar rasial. Liem Koen Hian dimarjinalkan negeri yang kemerdekaannya turut dia perjuangkan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Liem Koen Hian, tokoh pers dan pergerakan kemerdekaan peranakan Tionghoa yang dilupakan (Foto: Repro "Tokoh-Tokoh etnis Tionghoa di Indonesia")

20 Agu 2020
6 menit membaca

Diperbarui: 12 Agu

INDONESIA dengan usia kemerdekaan 75 tahun bulan ini masih menyisakan warisan kolonialisme Belanda bernama sekat rasial. Perlakuan diskriminatif, utamanya terhadap Tionghoa, masih lestari dalam kehidupan masyarakat. Tokoh-tokoh Tionghoa yang punya jasa seperti Liem Koen Hian, misalnya, masih dimarjinalkan.


Sejarawan Didi Kwartanada melihat peristiwa Proklamasi 17 Agustus 1945 menjadi momen era baru untuk bebas dari belenggu penjajahan Belanda dan Jepang. Namun kemerdekaan tak serta-merta dirasakan dengan kebahagiaan untuk orang-orang Tionghoa.


“Tapi sebenarnya peristiwa itu (proklamasi) juga merupakan penjungkirbalikan situasi, dimulainya tatanan baru. Di sisi lain, golongan Tionghoa menjadi golongan yang resah karena mereka minoritas perantara, mengingat mereka di masa kolonialisme Belanda (bersama orang-orang Arab) acap jadi masyarakat kelas dua di piramida klasifikasi masyarakat antara orang-orang Belanda dan bumiputera,” ujar Didi dalam webinar yang dihelat Roemah Bhinneka Surabaya bertajuk “Liem Koen Hian: Bapak Bangsa yang Ditolak”, Senin (17/8/2020) malam.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah was accused of being pro-American for allowing a Hollywood movie to be screened.
bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
Pernikahan di Mesir Kuno bukanlah belenggu, melainkan kemitraan yang adil dan penuh perhitungan. Hubungan ini adalah sebuah petualangan spiritual yang diharapkan bertahan hingga ke akhirat, namun dijalani dengan hukum duniawi yang sangat realistis.
Pernikahan di Mesir Kuno bukanlah belenggu, melainkan kemitraan yang adil dan penuh perhitungan. Hubungan ini adalah sebuah petualangan spiritual yang diharapkan bertahan hingga ke akhirat, namun dijalani dengan hukum duniawi yang sangat realistis.
Demi mengenal Indonesia lebih dalam, novel Max Havelaar karya Multatuli diterjemahkan ke dalam bahasa Korea.
Demi mengenal Indonesia lebih dalam, novel Max Havelaar karya Multatuli diterjemahkan ke dalam bahasa Korea.
Anak yatim dari pinggiran ibukota Austria jadi maestro lapangan hijau. Namun, sikap politik anti-Nazi membuatnya celaka.
Anak yatim dari pinggiran ibukota Austria jadi maestro lapangan hijau. Namun, sikap politik anti-Nazi membuatnya celaka.
Sebagai wartawan dan anggota parlemen Belanda, dia mengutuk agresi militer Belanda dan menganggapnya sebagai aksi edan dan sia-sia.
Sebagai wartawan dan anggota parlemen Belanda, dia mengutuk agresi militer Belanda dan menganggapnya sebagai aksi edan dan sia-sia.
Tak selamanya anak selalu di bawah bayang-bayang ayahnya. Empat pembalap F1 di bawah ini  justru punya prestasi lebih tinggi.
Tak selamanya anak selalu di bawah bayang-bayang ayahnya. Empat pembalap F1 di bawah ini justru punya prestasi lebih tinggi.
Nama resminya Academy Award of Merit. Kenapa lebih populer disebut Piala Oscar?
Nama resminya Academy Award of Merit. Kenapa lebih populer disebut Piala Oscar?
transparant.png
bottom of page