top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Perang Saudara dan Perbudakan

Peringatan Perang Saudara Amerika Serikat mengundang pro dan kontra.

30 Nov 2010

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Sketsa "The Inspection and Sale of a Negro". (Wikimedia Commons).

Diperbarui: 12 Des 2025

Peringatan Perang Saudara bukan hal yang paling ditunggu oleh masyarakat Amerika. Peristiwa itu dianggap sebagai salah satu episode paling memilukan sekaligus paling berdarah dalam sejarah Amerika.


Meski demikian, persiapan peringatan 150 tahun Perang Saudara yang akan berlangsung selama empat tahun tetap berjalan. Setidaknya dilakukan beberapa kelompok di negara-negara bagian di Selatan. Mereka berencana merayakan momen-momen gemilang ketika pada 1861, sebelas negara bagian di Selatan menyatakan kedaulatan mereka, melepaskan diri dari Amerika Serikat, dan bergabung di bawah bendera Konfederasi.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
Riwayat Konglomerat Dasaad

Riwayat Konglomerat Dasaad

Jaringan bisnis Dasaad membentang di dalam dan luar negeri. Ia tercatat sebagai pengusaha Indonesia pertama yang membuka kantor cabang di Amerika Serikat.
Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot tak sekadar ikon perfilman yang dijuluki “Marylin Monroe-nya Prancis”. Ia juga “lokomotif sejarah perempuan”.
bottom of page