top of page

Pendukung Zionis yang Mengutuki Kebrutalan Israel

Metode dan filosofi politik organisasinya mirip dengan Nazi dan Fasis, kata Einstein yang mengecam pendahulu Netanyahu.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kebrutalan Israel di Gaza menyebabkan 90 persen populasinya menjadi tunawisma (X @UNRWA)

28 Des 2023
6 menit membaca

Diperbarui: 19 Mei

SETELAH lebih dari 80 hari tentara Israel melakukan genosida di Palestina (Gaza dan Tepi Barat) yang memakan korban lebih dari 21 ribu jiwa, narasi self-defense Israel kian diragukan. Tak hanya oleh negara-negara sahabatnya tapi juga diragukan sejumlah aktivis dan tokoh di Israel sendiri.


Sebelumnya pun, Israel sudah “kalah” dalam hal perang informasi. Propaganda Israel kalah telak oleh serbuan warganet Indonesia, Malaysia, dan Turki. Itu belum termasuk “serangan” dari penyajian fakta lewat foto maupun video via media sosial oleh para wartawan Palestina yang masih bertahan di Gaza, seperti Belal Khaled, Motaz Azaiza, Hind Khoudary, Bisan Owda, Noor Harazeen, Youmna el-Sayed, Hamdan el-Dahdouh, dan kepala biro Al-Jazeera di Gaza yang segenap keluarganya sudah jadi korban, Wael el-Dahdouh.


Dalam beberapa kesempatan di sidang Dewan Keamanan dan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Israel memang masih didukung beberapa negara sekutunya seperti Inggris, Prancis, Jerman, Spanyol, Papua Nugini, dan terutama Amerika Serikat yang mem-veto sejumlah resolusi gencatan senjata. Akan tetapi belakangan Spanyol “membelot” akan mengakui kedaulatan Palestina dan Prancis mulai memberi tekanan pada Israel untuk gencatan senjata, terlepas dari  Presiden Emmanuel Macron tetap mencap gerakan perlawanan Hamas yang menentang pendudukan ilegal Israel sebagai terorisme.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page