top of page

Pemilu di Kediri Masa Revolusi

Jauh sebelum pemilu nasional pertama tahun 1955, pemilu sempat digelar di masa revolusi seperti di Kediri pada 1946.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pemilu lokal di Yogyakarta tahun 1951 (BPAD DI Yogyakarta).

24 Jan 2024
3 menit membaca

Diperbarui: 11 Agu

PEMILIHAN umum 1955 dianggap sebagai titik awal pelaksanaan pemilu di Indonesia. Pasalnya, pesta demokrasi yang berlangsung pada September dan Desember itu merupakan yang pertama kali digelar secara nasional. Meski begitu, jauh sebelumnya pemilu lokal telah diselenggarakan di beberapa wilayah, salah satunya di Kediri pada 1946.


Pemilu itu berkaitan dengan pembentukan Badan Perwakilan Rakyat (BPR) Keresidenan Kediri. Dalam buku Propinsi Djawa-Timur terbitan Departemen Penerangan disebutkan pembentukan BPR Keresidenan Kediri diselenggarakan dengan cara pemilihan bertingkat yang terdiri dari dua bagian. Pemilihan pertama diselenggarakan untuk menentukan anggota Dewan-dewan Desa. Sedangkan pemilihan kedua digelar untuk memilih anggota-anggota BPR.


Pemilihan pertama diselenggarakan di seluruh daerah Keresidenan Kediri pada Mei 1946, dan pada 8 Mei telah terpilih 26.073 anggota Dewan-dewan Desa. Setelah itu dilakukan persiapanuntuk menyelenggarakan pemilihan anggota BPR.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
bg-gray.jpg
Cerita dari Museum Gatot Soebroto di Ungaran. “Rumah Prihatin” yang kaya cerita meski hanya setahun ditinggali sang jenderal.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Bukan kali ini saja pandemi mengganggu ibadah haji. Bahkan, pada masa lalu haji dianggap membahayakan.
Bukan kali ini saja pandemi mengganggu ibadah haji. Bahkan, pada masa lalu haji dianggap membahayakan.
Rasa lelah membuat kawan-kawannya ambil jalan pintas, sewa pesawat. Kendati terpilih naik pesawat itu, Dion urung naik karena ongkosnya mahal.
Rasa lelah membuat kawan-kawannya ambil jalan pintas, sewa pesawat. Kendati terpilih naik pesawat itu, Dion urung naik karena ongkosnya mahal.
Seorang pelancong AS yang mabuk mengambil sepotong semangka dan menolak membayar setelah mencicipinya. Memantik perkelahian yang berujung pada kerusuhan yang menewaskan belasan orang.
Seorang pelancong AS yang mabuk mengambil sepotong semangka dan menolak membayar setelah mencicipinya. Memantik perkelahian yang berujung pada kerusuhan yang menewaskan belasan orang.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
Dengan humor tajam dan storytelling menyentuh hati, serial Mo mengeksplorasi emosi dalam setiap dinamika kultur mereka yang dianggap asing.
Dengan humor tajam dan storytelling menyentuh hati, serial Mo mengeksplorasi emosi dalam setiap dinamika kultur mereka yang dianggap asing.
transparant.png
bottom of page