top of page

Pemberontakan untuk Memulihkan Kesultanan Banten

Perlawanan Mas Jakaria terhadap pemerintah kolonial Belanda. Kepalanya dipenggal dan mayatnya dibakar.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 1 Sep 2018
  • 2 menit membaca

PEMBERONTAKAN terhadap pemerintah kolonial Belanda terjadi beberapa kali di Banten. Pada 1810, Nuriman memimpin perlawanan terhadap pemerintah kolonial di Pasir Peuteuy, Pandeglang. Pemicunya karena pembubaran Kesultanan Banten.


Pemerintah kolonial pun menobatkan kembali Sultan Banten untuk meredam pemberontakan. Namun, upaya tersebut gagal, pemberontakan terus berkobar. Selanjutnya, tidak diketahui bagaimana pemberontakan yang dipimpin Nuriman. Namun, pada 1811, Mas Jakaria memimpin pemberontakan dan dapat menguasai hampir seluruh kota Pandeglang.


Menurut sejarawan Sartono Kartodirdjo gerakan-gerakan sosial kepribumian kerap kali menyatakan keinginan untuk menghidupkan kembali keadaan prajajahan dengan memproklamasikan kembalinya sebuah kerajaan kuno atau ditegakkannya suatu dinasti.


“Selama satu setengah abad," tulis Sartono dalam Ratu Adil, "orang di Banten secara berkala telah digerakkan oleh harapan-harapan untuk memulihkan kembali kerajaan besar yang didirikan oleh para sultan mereka yang telah lama lenyap."


Melalui pertempuran hebat, akhirnya Mas Jakaria tertangkap dan dipenjara di Batavia. Pada Agustus 1827, dia berhasil melarikan diri dan untuk kembali menyusun kekuatan. Dia berhasil menghimpun pengikutnya sebanyak seribu orang dan menyerbu kembali kota Pandeglang dan membunuh anggota detasemen tentara.


“Kemudian Mas Jakaria hidup dalam pengembaraan untuk menghindari kejaran pemerintah Belanda. Dengan segala cara dan kekerasan pemerintah Belanda berusaha menangkap Mas Jakaria; memaksa penduduk uniuk memberikan keterangan, membakar desa, dan menteror, sehingga rakyat hidup dalam ketakutan,” tulis M. Yoesoef Effendi dalam Catatan Kepahlawanan yang Anti Kolonial Nan Tak Kunjung Padam.


Untuk menangkap Mas Jakaria, pemerintah kolonial Belanda menjanjikan hadiah seribu piaster Spanyol kepada siapa saja yang dapat menangkapnya hidup atau mati. Beberapa bulan setelah menyerbu Pandeglang, Mas Jakaria dapat ditangkap dan dihukum mati dengan dipenggal kepalanya dan mayatnya dibakar.


“Dalam tradisi sejarah Banten, Mas Jakaria yang dihormati dan dikeramatkan penduduk setempat adalah masih keturunan dari Kiayi Santri yang kuburannya di Kolle, dan dari anak keturunan Mas Jakaria ini muncul pemimpin-pemimpin pemberontakan yang merepotkan penjajah,” tulis Halwany Michrob dan Mudjahid Chudari dalam Catatan Masa Lalu Banten.


Anak-anak Mas Jakaria yang melanjutkan perlawanan terhadap pemerintah kolonial Belanda adalah Mas Jabeng pada 1836, sedangkan Mas Anom, Mas Serdang, dan Mas Andong pada 1845 dalam Peristiwa Cikande Udik.


Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
This is a story of a watch repairman who contributed to Christianization in Surabaya, Indonesia. He wanted Javanese Christians to be like the Dutch.
bg-gray.jpg
Jambi termasuk daerah sulit direbut pasukan payung dan Gadjah Merah Belanda. Diprioritaskan untuk direbut karena menjadi penghasil minyak buat Indonesia.
bg-gray.jpg
Before Tarumanagara, there was a civilization called Buni. What is the story of Tarumanagara's origin?
bg-gray.jpg
Bagaimana mungkin makhluk yang tampak rapuh dan menggemaskan itu bisa menjadi ancaman nasional yang membikin pemerintah kalang kabut?
Dituding membocorkan rahasia negara, Asa Bafagih menjadi wartawan pertama yang dilaporkan ke Kejaksaan Agung. Peristiwa Bafagih sekaligus yang pertama dalam sejarah pers Indonesia ketika hak ingkar wartawan berhasil dipertahankan.
Dituding membocorkan rahasia negara, Asa Bafagih menjadi wartawan pertama yang dilaporkan ke Kejaksaan Agung. Peristiwa Bafagih sekaligus yang pertama dalam sejarah pers Indonesia ketika hak ingkar wartawan berhasil dipertahankan.
Tradisi mudik Lebaran menjadi salah satu mobilitas penduduk terbesar yang terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi dan perkembangan transportasi serta infrastruktur. Grafik berikut memperlihatkan dinamika kenaikan dan penurunan jumlah pemudik di Indonesia.
Tradisi mudik Lebaran menjadi salah satu mobilitas penduduk terbesar yang terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi dan perkembangan transportasi serta infrastruktur. Grafik berikut memperlihatkan dinamika kenaikan dan penurunan jumlah pemudik di Indonesia.
Propaganda perang terus bergonta-ganti wahana seturut perkembangan teknologi. Bila Indonesia punya K’Tut Tantri, dulu Blok Poros juga punya propagandis perempuan lewat radio. Kini Iran pakai AI untuk “nge-troll” Amerika.
Propaganda perang terus bergonta-ganti wahana seturut perkembangan teknologi. Bila Indonesia punya K’Tut Tantri, dulu Blok Poros juga punya propagandis perempuan lewat radio. Kini Iran pakai AI untuk “nge-troll” Amerika.
Kerajaan ini tercatat sebagai kerajaan tertua di Jawa. Raja Purnawarman, sebagai raja yang paling terkenal pernah menghadiahkan 1000 ekor sapi.
Kerajaan ini tercatat sebagai kerajaan tertua di Jawa. Raja Purnawarman, sebagai raja yang paling terkenal pernah menghadiahkan 1000 ekor sapi.
Sukses menjadi penyanyi di Belanda, Sandra Reemer amat didukung ayahnya yang mantan serdadu KNIL di Bandung.
Sukses menjadi penyanyi di Belanda, Sandra Reemer amat didukung ayahnya yang mantan serdadu KNIL di Bandung.
Tokoh pers Indonesia keturunan Arab ini terlibat dalam penyiaran berita Proklamasi kemerdekaan Indonesia. Tetapi, namanya sepi dalam sejarah nasional.
Tokoh pers Indonesia keturunan Arab ini terlibat dalam penyiaran berita Proklamasi kemerdekaan Indonesia. Tetapi, namanya sepi dalam sejarah nasional.
transparant.png
bottom of page