top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Park Chung Hee, Napoleon dari Korea Selatan

Park Chung Hee pernah dituduh komunis. Perang Korea membuat kariernya melesat hingga menjadi pemimpin paling berpengaruh di Korea Selatan.

7 Nov 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Park Chung Hee berjabat tangan dengan Jenderal Guy S. Meloy Jr. selama kunjungannya ke Komando Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 1961. (Wikimedia Commons).

Diperbarui: 7 Nov 2025

KETIKA Syngmen Rhee (1875-1965) belum lama menduduki kursi presiden Republik Korea Selatan pada 1948, pemerintahannya “dihebohkan” dengan penangkapan seorang perwira muda di angkatan bersenjatanya. Nama perwira itu Mayor Park Chung Hee. Dia ditangkap karena dianggap terlibat dalam gerakan komunis.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Pedagang dan Pejuang dari Tanah Rencong (Bagian I)

Pedagang dan Pejuang dari Tanah Rencong (Bagian I)

Teuku Abdul Hamid Azwar berasal dari keluarga bangsawan Aceh. Mengagumi Sukarno membuatnya dikeluarkan dari sekolah Belanda. Ia kemudian mengulik strategi militer Jepang.
Tukang Jahit Jadi Raja

Tukang Jahit Jadi Raja

Larantuka yang kehilangan raja membuat seorang tukang jahit jadi raja.
The Legacy of the Colonial Gas Network

The Legacy of the Colonial Gas Network

After being halted due to the war, the Dutch gas company resumed its operations but was later nationalized by the Indonesian government. What is the fate of this colonial legacy?
Sumitro Djojohadikusumo Ingin BNI Jadi Bank Sentral

Sumitro Djojohadikusumo Ingin BNI Jadi Bank Sentral

Sumitro Djojohadikusumo sebagai ketua komisi ekonomi dalam KMB ingin BNI menjadi bank sentral. Namun, De Javasche Bank yang ditetapkan sebagai bank sentral untuk melancarkan pembayaran utang Indonesia kepada Belanda.
Juragan Tembakau dari Parakan

Juragan Tembakau dari Parakan

Rumah keluarga Siek di Parakan menyimpan kejayaan masa lalu dalam perdagangan gambir hingga tembakau di Jawa.
bottom of page