- 23 Feb 2024
- 6 menit membaca
Diperbarui: 5 hari yang lalu
SETELAH 139 hari kebrutalan genosida Israel di Jalur Gaza yang menewaskan lebih dari 29 ribu warga Palestina, Pangeran William akhirnya buka suara. Putra mahkota Inggris itu mulai menyerukan gencatan senjata, tak peduli Perdana Menteri Rishi Sunak dan bahkan ayahnya sendiri, Raja Charles III, mendukung aksi-aksi brutal Israel.
Sebelumnya, Pangeran William dan Putri Kate melalui juru bicaranya, sebagaimana dikutip People, 12 Oktober 2023, memang sempat membela dalih Israel untuk mempertahankan diri. Akan tetapi setelah sekira empat bulan berselang, Pangeran William berubah dan mendorong masuknya bantuan kemanusiaan di Gaza secara masif.
Seruan Pangeran William itu dilontarkan tak lama setelah Amerika Serikat untuk ketiga kalinya memveto draf proposal resolusi gencatan senjata yang diajukan di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK-PBB) pada Selasa (20/2/2024). Delegasi Inggris sendiri memutuskan kembali abstain.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















