- 13 Feb 2021
- 3 menit membaca
Diperbarui: 29 Agu 2025
MEIR Amit menjabat sebagai direktur dan kepala operasi global Mossad dari tahun 1963 hingga 1968. Dia memutuskan bahwa Mossad harus memperluas diplomasi rahasia Israel ke Timur Jauh. Maka, dibukalah stasiun intelijen Mossad di Singapura.
Mossad membentuk delegasi militer Israel permanen di Singapura yang dipimpin oleh Kolonel Binyamin (Fouad) Ben-Eliezer, seorang perwira berpengalaman yang kemudian dipromosikan menjadi brigadir jenderal. Ben-Eliezer dan timnya memberikan konsultasi, pelatihan, dan kemudian persenjataan kepada tentara dan polisi rahasia Singapura. Ben-Eliezer kemudian menjadi anggota legislatif dan memegang beberapa jabatan menteri.
“Singapura kecil, dengan populasi hampir dua setengah juta, menjadi landasan peluncuran bagi diplomat-diplomat alternatif Mossad di seluruh Asia. Kesuksesan besar pertama mereka di Asia adalah Indonesia,” tulis Dan Raviv dan Yossi Melman dalam Every Spy a Prince: The Complete History of Israel’s Intelligence Community.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















