top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Mossad dan Intelijen Indonesia

Tim Mossad dikirim dari stasiunnya di Singapura. Membuka stasiun di Jakarta.

13 Feb 2021

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Meir Amit, direktur Mossad (1963-1968). (Wikimedia Commons).

Diperbarui: 29 Agu 2025

MEIR Amit menjabat sebagai direktur dan kepala operasi global Mossad dari tahun 1963 hingga 1968. Dia memutuskan bahwa Mossad harus memperluas diplomasi rahasia Israel ke Timur Jauh. Maka, dibukalah stasiun intelijen Mossad di Singapura.


Mossad membentuk delegasi militer Israel permanen di Singapura yang dipimpin oleh Kolonel Binyamin (Fouad) Ben-Eliezer, seorang perwira berpengalaman yang kemudian dipromosikan menjadi brigadir jenderal. Ben-Eliezer dan timnya memberikan konsultasi, pelatihan, dan kemudian persenjataan kepada tentara dan polisi rahasia Singapura. Ben-Eliezer kemudian menjadi anggota legislatif dan memegang beberapa jabatan menteri.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Setelah Gowa Dihidupkan, Musuh Dijadikan Raja

Setelah Gowa Dihidupkan, Musuh Dijadikan Raja

Kendati pernah melawan Belanda, saudara raja Gowa ini akhirnya dijadikan raja oleh Belanda.
27 Januari 1997: Kerusuhan di Pasar Tanah Abang

27 Januari 1997: Kerusuhan di Pasar Tanah Abang

Muak dengan pungutan liar, pedagang pasar Tanah Abang mengamuk. Mobil dinas dan kantor kecamatan Tanah Abang dibakar. Salah satu kerusuhan terbesar di Jakarta pada pengujung Orde Baru.
Maskapai Pelayaran Hampir Bangkrut

Maskapai Pelayaran Hampir Bangkrut

Sejumlah perusahaan pelayaran nasional dibentuk untuk menandingi monopoli KLM milik Belanda. Namun, dengan dukungan negara sekalipun, kondisi mereka masih kembang-kempis.
Modifikasi Cuaca Tanpa Pawang Hujan

Modifikasi Cuaca Tanpa Pawang Hujan

Modifikasi cuaca mulanya dijajal di Texas. Raja Negeri Siam sukses merintis penyemaian awan yang lantas diikuti banyak negara, termasuk Indonesia.
Kala Soedirman Mengabdi sebagai Guru

Kala Soedirman Mengabdi sebagai Guru

Soedirman dikenal sebagai Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sebelum menjadi tentara, ia adalah guru di HIS Muhammadiyah.
bottom of page