top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Mossad dan Intelijen Indonesia

Tim Mossad dikirim dari stasiunnya di Singapura. Membuka stasiun di Jakarta.

13 Feb 2021

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Meir Amit, direktur Mossad (1963-1968). (Wikimedia Commons).

  • 13 Feb 2021
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 29 Agu 2025

MEIR Amit menjabat sebagai direktur dan kepala operasi global Mossad dari tahun 1963 hingga 1968. Dia memutuskan bahwa Mossad harus memperluas diplomasi rahasia Israel ke Timur Jauh. Maka, dibukalah stasiun intelijen Mossad di Singapura.


Mossad membentuk delegasi militer Israel permanen di Singapura yang dipimpin oleh Kolonel Binyamin (Fouad) Ben-Eliezer, seorang perwira berpengalaman yang kemudian dipromosikan menjadi brigadir jenderal. Ben-Eliezer dan timnya memberikan konsultasi, pelatihan, dan kemudian persenjataan kepada tentara dan polisi rahasia Singapura. Ben-Eliezer kemudian menjadi anggota legislatif dan memegang beberapa jabatan menteri.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Murka karena utusannya dibantai dengan bengis, Sultan Mehmed II membalas dengan kekuatan penuh. Walau berhasil kabur, nasib Vlad Dracula berakhir tragis.
Pahit Getir Hidup Sjahrir

Pahit Getir Hidup Sjahrir

Menjelang akhir hayatnya, Sutan Sjahrir hidup sebagai tahanan dalam perawatan. Namun, justru pada saat itulah putrinya merasakan kehidupan sebagai keluarga yang utuh.
Gowa Masuk Islam

Gowa Masuk Islam

Islamisasi di Gowa dan Makassar makan waktu panjang meskipun raja-raja di sana sangat terbuka.
Pusat Listrik Negara di Medan Merdeka

Pusat Listrik Negara di Medan Merdeka

Menikmati secangkir kopi di sebuah kedai yang dulunya berperan dalam penerangan kota. Bangunan ini menjadi perusahaan pemasok listrik sejak masa kolonial.
bottom of page