- 21 Nov 2023
- 7 menit membaca
Diperbarui: 25 Mar
DUNIA internasional hanya jadi saksi yang tak berdaya untuk menghentikan agresi Israel yang cenderung genosida di Jalur Gaza, Palestina. Resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tak mempan, usulan embargo minyak pun ditolak Arab Saudi.
Hingga hari ke-45 agresi Israel, sebagaimana dikutipAnadolu Ajansı, Senin (20/11/2023), korban sipil yang tewas di Jalur Gaza sudah mencapai 13 ribu jiwa. Sebanyak 5.500 di antaranya anak-anak, sementara 30 ribu lainnya terluka dan 6.000 lainnya masih dinyatakan hilang.
Terbaru, setelah Rumah Sakit (RS) Al-Shifa di kota Gaza diduduki, giliran RS Indonesia di Gaza Utara jadi sasaran pemboman dan serangan darat tentara Zionis hingga menewaskan 12 orang. Meski sudah berhenti beroperasi sejak Kamis (16/11/2023), RS Indonesia masih terdapat 150 pasien, 100 staf medis, dan ribuan pengungsi yang permukimannya hancur oleh pemboman Israel.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












