- 8 Nov 2013
- 3 menit membaca
Diperbarui: 8 jam yang lalu
PEMERINTAH menetapkan Lambertus Nicodemus Palar bersama Tahi Bonar (TB) Simatupang dan KRT Radjiman Wedyodiningrat sebagai pahlawan nasional tahun 2013.
Menurut sejarawan George McTurnan Kahin, jika ada orang yang dapat dianggap sebagai pengetua korps diplomatik Indonesia, Palar-lah orangnya. Dia diplomat yang mumpuni dan dihormati. Reputasinya yang cemerlang dalam berdiplomasi tidak lantas membuatnya tinggi hati.
“Saat aku bertemu dengannya di Jakarta lima tahun lalu (1976, red.), Palar masih terlihat sederhana, tulus dan lugas sama seperti saat aku bertemu untuk pertama kali dengannya tiga dekade lalu. Dia lebih suka dipanggil Nick daripada Mr. Ambassador atau Dr. Palar,” kenang George McTurnan Kahin dalam “In Memoriam: LN Palar,” dimuat jurnal Indonesia Volume 32, Oktober 1981.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















