top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Massa Melinggis Kedubes Inggris

Dubes Inggris menanggapi massa dengan bercanda. Massa yang marah menurunkan bendera Inggris dan membakar mobil, gedung, dan rumah.

22 Mei 2022

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Demonstrasi di Kedutaan Besar Inggris di JL. MH Thamrin, Jakarta Pusat. (Wikimedia Commons).

  • 22 Mei 2022
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 8 Feb

KEDUTAAN Besar Inggris trending topic setelah mengibarkan bendera pelangi berdampingan dengan bendera Inggris. Simbol kaum LGBT+ itu dikibarkan untuk memperingati International Day Against Homophobia, Biphobia, and Transphobia (IDAHOBIT) pada 17 Mei 2022. Pengibaran bendera pelangi itu disertai pernyataan dukungan dipublikasikan di akun resmi sosial media Kedubes Inggris.


Keberatan atas pengibaran bendera pelangi itu berdatangan dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, anggota DPR RI, anggota MUI, pakar hukum, dan tokoh-tokoh Islam. Mereka menilai Kedubes Inggris tidak sensitif sehingga menimbulkan polemik, melakukan tindakan provokatif, dan tidak menghormati nilai-nilai budaya dan agama di Indonesia. Akankah ada demonstrasi ke Kedubes Inggris?

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Murka karena utusannya dibantai dengan bengis, Sultan Mehmed II membalas dengan kekuatan penuh. Walau berhasil kabur, nasib Vlad Dracula berakhir tragis.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Pahit Getir Hidup Sjahrir

Pahit Getir Hidup Sjahrir

Menjelang akhir hayatnya, Sutan Sjahrir hidup sebagai tahanan dalam perawatan. Namun, justru pada saat itulah putrinya merasakan kehidupan sebagai keluarga yang utuh.
Gowa Masuk Islam

Gowa Masuk Islam

Islamisasi di Gowa dan Makassar makan waktu panjang meskipun raja-raja di sana sangat terbuka.
bottom of page