top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Kontroversi Nobel

Temuan dokumen baru memperlihatkan kemungkinan Penerima Nobel 1936 bukan simpatisan Nazi.

14 Des 2010

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Illustrasi Peter Debye

Diperbarui: 12 Des 2025

REPUTASI Peter Debye, orang Belanda peraih Hadiah Nobel di bidang Kimia tahun 1936, sempat tercoreng namanya karena dicurigai sebagai simpatisan Nazi. Bukti-bukti terbaru menunjukkan kemungkinan dia seorang informan anti-Nazi yang bekerja untuk Sekutu selama Perang Dunia II.


Jurrie Reiding, pensiunan ahli kimia di Belanda, meneliti surat-surat pribadi Debye dan menyimpulkan bahwa dia kemungkinan besar menyediakan informasi bagi seorang mata-mata yang bekerja bagi agen intelijen Inggris, MI6, di Berlin. Temuan itu dipublikasikan Ambix, jurnal Society for the History of Alchemy and Chemistry di Belanda.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
Riwayat Konglomerat Dasaad

Riwayat Konglomerat Dasaad

Jaringan bisnis Dasaad membentang di dalam dan luar negeri. Ia tercatat sebagai pengusaha Indonesia pertama yang membuka kantor cabang di Amerika Serikat.
Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot tak sekadar ikon perfilman yang dijuluki “Marylin Monroe-nya Prancis”. Ia juga “lokomotif sejarah perempuan”.
bottom of page