1. Beranda
  2. LAPORAN KHUSUS
 

Kisah Seorang Martir

Seorang mahasiswa pendiam ditabalkan sebagai simbol perlawanan mahasiswa terhadap rezim Sukarno. Kematiannya masih terselubung misteri.

 
  • line

PEREMPUAN sepuh itu keluar dari kamar. Dengan tertatih-tatih, dipapah putrinya, dia menaiki kursi roda. Saya menyalaminya. Terasa gemetar. Matanya terlihat redup ketika saya memulai pembicaraan dan menyebut sebuah nama. Hening sejenak.

“Apa yang Nak mau tahu tentang Si Aman?” dia bertanya lirih. Nyaris tak terdengar.

Pertanyaan tentang Aman, adiknya, mengingatkan Nursima (84 tahun) kembali pada peristiwa tahun 1966. Saat itu, di tengah situasi politik nasional yang memanas, seorang tetangganya datang berkunjung ke rumah orangtuanya di Alang-Alang Lawas, Kota Padang, Sumatra Barat.

“Sima, siapakah nama lengkapnya si Aman?” tanyanya.

“Arief Rachman Hakim. Ada apakah?” Nursima balik bertanya.

Hening sejenak.

“Sima. Ada sesuatu yang telah terjadi dengan adikmu di Jakarta. Kalian harus kuat.”

  • line
  • font size
    • Small
    • Medium
    • Large
    • Extra Large
like liked 32 Suka