top of page

Kekecewaan Soeharto pada Habibie

Setelah mengundurkan diri sebagai presiden, Soeharto tidak mau bertemu dengan Habibie.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Presiden Soeharto dan BJ Habibie pada 4 Februari 1984. (kepustakaan-presiden.perpusnas.go.id).

21 Mei 2018
2 menit membaca

PADA 21 Mei 1998, Presiden Soeharto mengumumkan pengunduran diri di Istana Merdeka, Jakarta. Dia digantikan wakilnya, BJ Habibie, yang saat itu juga diambil sumpah sebagai presiden. Inilah pertemuan terakhir mereka.


Habibie kemudian sempat berbicara melalui telepon pada 9 Juni 1998, sehari setelah Soeharto ulang tahun ke-77. Selain mengucapkan selamat hari jadi, Habibie juga minta bertemu, namun Soeharto menolaknya.


“Tidak menguntungkan bagi keadaan sekarang, jikalau saya bertemu dengan Habibie. Laksanakan tugasmu dengan baik, saya hanya dapat melaksanakan tugas sampai di sini saja. Saya sudah tua,” kata Soeharto.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah was accused of being pro-American for allowing a Hollywood movie to be screened.
bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Demi mengenal Indonesia lebih dalam, novel Max Havelaar karya Multatuli diterjemahkan ke dalam bahasa Korea.
Demi mengenal Indonesia lebih dalam, novel Max Havelaar karya Multatuli diterjemahkan ke dalam bahasa Korea.
Dari Eric Cantona hingga Neymar. Para maestro sepakbola ini melebarkan sayap dari lapangan ke perfilman
Dari Eric Cantona hingga Neymar. Para maestro sepakbola ini melebarkan sayap dari lapangan ke perfilman
Anak yatim dari pinggiran ibukota Austria jadi maestro lapangan hijau. Namun, sikap politik anti-Nazi membuatnya celaka.
Anak yatim dari pinggiran ibukota Austria jadi maestro lapangan hijau. Namun, sikap politik anti-Nazi membuatnya celaka.
Mengapa sejarawan Indonesia belum tertarik melakukan studi atau riset arsip tentang hubungan perdagangan maritim antara Muangthai dan Nusantara?
Mengapa sejarawan Indonesia belum tertarik melakukan studi atau riset arsip tentang hubungan perdagangan maritim antara Muangthai dan Nusantara?
transparant.png
bottom of page