- Randy Wirayudha

- 18 Apr 2025
- 7 menit membaca
KEBERHASILAN Amerika Serikat mengajak Kanada dan 10 negara Eropa Barat membentuk Pakta Pertahanan Atlantik Utara, NATO, tak menjamin negeri berjuluk “Paman Sam” itu sukses di wilayah-wilayah lain. Di Asia Tenggara, Amerika yang khawatir hegemoninya disaingi Uni Soviet usai Perang Dunia II, gagal melakukan hal serupa dalam membendung penetrasi komunisme. Itu antara lain dibuktikan dengan munculnya pemberontakan komunis di Burma (Myanmar).
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












