- 28 Agu 2020
- 6 menit membaca
Diperbarui: 7 Feb
PADA 11 Januari 2017, dokter Daniel Romero Muñoz, ketua Jurusan Medis Legal Universitas Kedokteran São Paulo, akhirnya mendapatkan hasil dari perjuangannya. Izin menggunakan tulang-belulang Josef Mengele, dokter muda Jerman-Nazi, untuk objek penelitian didapatnya setelah berkali-kali mengajukan.
Selama tiga dekade, tulang-belulang Mengele hanya teronggok di dalam kantong jenazah di Institut Legal Medis São Paulo. Tulang-belulang sisa jasad dokter keji itu tak pernah berhasil dibawa pulang keluarganya ke Jerman pasca tewasnya Mengele pada 7 Februari 1979.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












