top of page

Jempol Dijepit Telunjuk dan Jari Tengah

Mano in fica, simbol sanggama pada meriam Si Jagur. Pernah diyakini perempuan dapat memberikan kesuburan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Meriam Si Jagur tahun 1920-1935. (Tropenmuseum).

4 Sep 2014
3 menit membaca

Pada suatu kesempatan, pembesar Majapahit, Pamandana didekati perempuan gila. Dia memberi isyarat penuh makna: menjepit jempol tangan kanannya di antara jari telunjuk dan jari tengah. Kisah ini termuat dalam novel sejarah Majapahit: Bala Sanggrama karya Langit Kresna Hariadi.


Isyarat penuh makna tersebut jelas rekaan dan anakronisme. Sebab, bukti dari isyarat cabul itu baru terdapat pada meriam Si Jagur di Museum Fatahillah, Jakarta. Meriam ini terbuat dari hasil melebur 16 meriam kecil, sebagaimana tulisan Latin pada meriam itu: Ex me Ipsa renata sVm (dari saya sendiri aku dilahirkan kembali).


Meriam ini dibuat Manuel Tavares Bocarro di Makau, Tiongkok. Master pengecor senjata Portugis ini berasal dari Goa, India, di mana dia belajar membuat meriam dari ayahnya, Pedro Tavares Bocarro. Meriam itu dipersembahkan dan ditempatkan di benteng St. Jago de Barra di Makau, sebelum akhirnya dibawa ke Malaka. Nama Si Jagur diduga hasil penyederhanaan dari nama orang suci St. Jago de Barra.


Menurut Joao Guedes, pada 1627 Manuel Bocarro mengecor beberapa meriam besar yang bisa menembakan proyektil seberat 50 pound. Semua meriam didedikasikan untuk orang-orang suci: St. Alphonse, St. Ursula, St. Peter Martyr, St. Gabriel, St. James, Paus St. Linus dan St. Paul, dan lain-lain. “Selama bertahun-tahun mereka menjaga Makau dari posisinya di benteng masing-masing,” tulis Joao Guedes dalam “Weapons of Yesteryear,” dimuat macaomagazine.net.


Setelah VOC menguasai Malaka, meriam Si Jagur dibawa ke Batavia pada 1641 dan ditempatkan di Kasteel Batavia untuk menjaga pelabuhan dan kota.


Seorang perempuan sedang membakar menyan dan menaburkan bunga ke meriam Si Jagur tahun 1951. (ANRI)
Seorang perempuan sedang membakar menyan dan menaburkan bunga ke meriam Si Jagur tahun 1951. (ANRI)

Menurut Adolf Heuken, SJ dalam Tempat-tempat Bersejarah di Jakarta, meriam Si Jagur memiliki keistimewaan: tangan mengepal dengan ibu jari tersembul di antara telunjuk dan jari tengah. “Mano in fica ini merupakan simbol sanggama,” tulis Heuken.


Mano in fica merupakan simbol hubungan seksual kuno yang berasal dari Italia. Ia berasal dari kata Italia: mano (tangan) dan fica (vulva) yang dalam bahasa Inggris diartikan fig (buah ara), idiom untuk organ genital perempuan –buah ara bila dibelah dua seperti kemaluan perempuan. Bagi orang Roma, buah ara berkaitan dengan kesuburan perempuan dan erotisme; ia sakral bagi Bacchus atau Dionysus (dewa anggur dan kemabukan).


Mano in fica, tulis Jeanette Ellis dalam Forbidden Rites, merupakan jimat yang terbuat dari perunggu, perak, karang atau plastik merah. Ia menggantikan gambar atau patung Phallus (kelamin laki-laki, red) bangsa Pagan, yang dilarang oleh Gereja Katolik Roma.


Seorang perempuan sedang memeluk Meriam Si Jagur tahun 1951. (ANRI).
Seorang perempuan sedang memeluk Meriam Si Jagur tahun 1951. (ANRI).

M

enurut symboldictionary.net, jimat itu digunakan untuk melawan kekuatan jahat dengan keyakinan bahwa kecabulan berfungsi sebagai pengalih perhatian kejahatan; bahkan setan menolak gagasan seks dan reproduksi sehingga melarikan diri dari tanda itu.


Mano in fica pada meriam Si Jagur pun pernah dianggap dapat memberikan kesuburan. Banyak perempuan mendatangi meriam berbobot 24 pound atau 3,5 ton itu. Mereka menaburkan bunga di muka meriam itu setiap hari Kamis. “Mereka mengakhiri ‘upacara’ dengan duduk di atas meriam itu supaya kelak dapat menjadi hamil,” tulis Heuken.


Untuk membuang takhayul itu, meriam dipindahkan ke ruang bawah Museum Wayang; sumber lain menyebut ke Museum Nasional. Museum tetap dikunjungi banyak perempuan yang ingin mendapatkan anak. Ada kisah lucu: seorang ibu dari Jawa Timur beserta dua anak perempuannya datang ke museum untuk meminta pertolongan Si Jagur. Setahun kemudian, dia kembali dengan marah-marah. Sebab, yang hamil malah putrinya yang belum menikah, bukan yang sudah bersuami.


Pada masa Gubernur Jakarta Ali Sadikin, meriam Si Jagur dipindahkan ke halaman utara Museum Fatahillah. Kendati sudah sejak lama tak ada lagi yang meminta kesuburan kepada Si Jagur, yang membekas di ingatan banyak orang adalah simbol sanggama: mano in fica.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Pada awal kemerdekaan angka kematian bayi cukup tinggi. Upaya pendidikan dukun pun dilakukan lewat Proyek Serpong.
Pada awal kemerdekaan angka kematian bayi cukup tinggi. Upaya pendidikan dukun pun dilakukan lewat Proyek Serpong.
Sebagaimana Premier League, Serie A, dan NBA, akhirnya F1 juga membatalkan ajang balapannya. Menghindari pengalaman enam dekade lampau.
Sebagaimana Premier League, Serie A, dan NBA, akhirnya F1 juga membatalkan ajang balapannya. Menghindari pengalaman enam dekade lampau.
Julen Lopetegui ditalak Spanyol jelang Piala Dunia. Dia bukan yang pertama.
Julen Lopetegui ditalak Spanyol jelang Piala Dunia. Dia bukan yang pertama.
Masyarakat lokal merespon pandemi influenza Flu Spanyol lewat arak-arakan, sesajen, dan ramuan jamu tradisional.
Masyarakat lokal merespon pandemi influenza Flu Spanyol lewat arak-arakan, sesajen, dan ramuan jamu tradisional.
Sosok crazy rich dalam lukisan Rembrandt. Menimbun kekayaannya dari hasil memeras keringat para budak.
Sosok crazy rich dalam lukisan Rembrandt. Menimbun kekayaannya dari hasil memeras keringat para budak.
Mengikuti jejak orangtuanya ke dunia seni, Coltrane dikenang dengan perannya sebagai Hagrid yang dicintai jutaan penggemar Harry Potter.
Mengikuti jejak orangtuanya ke dunia seni, Coltrane dikenang dengan perannya sebagai Hagrid yang dicintai jutaan penggemar Harry Potter.
transparant.png
bottom of page