top of page

Jago Pukul Betawi

Tradisi jago pukul masyarakat Betawi telah menyimpang dari arti sejatinya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Muali Yahya, guru silat Beksi Haji Hasbullah di Jakarta, berlatih bersama murid-muridnya.

15 Nov 2013
2 menit membaca

Muali Yahya, guru silat Beksi Haji Hasbullah di Jakarta, berlatih bersama murid-muridnya. Foto: Micha Rainer Pali/Historia.


MEDIA memiliki andil besar dalam membentuk gambaran yang kemudian jadi patokan untuk melihat Betawi. Salah satunya, jago pukul. Melalui berita, sinetron, dan film, televisi menampilkan jago pukul Betawi erat dengan organisasi paramiliter yang menenteng golok. Orang Betawi yang demikian tak berhak disebut jago, tapi jagoan yang ke mana-mana menebar ancaman. Sebab, seorang jago yang baik tak akan petantang-petengteng dengan golok.


Demikian diungkapkan sejarawan JJ Rizal dalam diskusi “Menggali Mutiara Betawi” di Bentara Budaya Jakarta, 14 November 2013. Acara ini dimeriahkan pementasan kebudayaan Betawi: Palang Pintu, Teater Tutur (Gambang Rancak), dan Tari Kembang Topeng oleh Kartini Kisam, maestro Topeng Betawi.


Menurut Rizal, sejatinya jago pukul mendapat kedudukan penting dalam masyarakat Betawi. Tak sembarang orang mampu menjalaninya. Selain mampu menguasai jurus atau main pukul, juga mendalami ilmu agama. Golok yang menjadi senjata dan identitas jago pukul tidak ditenteng sembarangan. Misalnya, pada foto penangkapan jago pukul oleh pihak kolonial di koran Pemberita Betawi, tak terpampang golok yang dipakai sang jago pukul.


Golok bagi jago merupakan barang suci, tak bisa sembarang dibawa-bawa, karena biasanya memiliki wafak (ukiran ayat suci Alquran). Itulah sebabnya membawa golok harus dalam keadaan suci. Dalam teater lenong ada aturan seorang jago boleh membawa golok tapi tak boleh keluar dari sarungnya.


Namun, dalam perjalanan sejarah, ada jago yang tak lagi mempergunakan ilmu kesaktian dan bela diri untuk mencapai kesempurnaan spiritual, tapi sebaliknya disalahgunakan untuk mendapat kepuasan materi. Misalnya, pada zaman tanam paksa, sebagian besar jago lebih suka berpihak kepada kolonial atau tuan tanah ketimbang membela kaum lemah. Mereka menjadi tukang pukul untuk memaksakan kepentingan tuan tanah di wilayah tanah-tanah partikelir seperti di Tangerang, Ciomas, Bekasi, dan Cililitan.


Penulis buku-buku tentang Betawi, Abdul Chaer, mengungkapkan hubungan ilmu kesaktian untuk menunjang spiritual atau kegiatan agama. Menurutnya “ngaji, berkelahi, dan pergi haji” menjadi pegangan masyarakat Betawi pada masanya.


Dia menceritakan pengalaman ayahnya yang menunaikan ibadah haji pada 1927. “Waktu itu ayah saya, sebelum berangkat haji, berlatih silat di sekitar daerah Rawa Belong, karena perjalanan haji kala itu cukup berbahaya, bertemu dengan jagal,” kata Chaer.


Jago pukul juga menjadi corak perlawanan orang Betawi melawan kolonial. Entong Gendut di Condet menjadi salah satunya. Namun perjuangan jago pukul dalam menghadapi kolonial tak selamanya menggunakan otot. “Perjuangan si Pitung sendiri banyak menggunakan otak, seperti membeli senjata ke Siangapura dan mengatur strategi,” kata Rizal.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Maria Ullfah was accused of being pro-American for allowing a Hollywood movie to be screened.
bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
Manchester City menjadi klub pertama yang terjerat skandal finansial. Kini, 120 tahun kemudian, skandalnya terjadi lagi. Jadi yang terbesar dalam sepakbola Inggris.
Manchester City menjadi klub pertama yang terjerat skandal finansial. Kini, 120 tahun kemudian, skandalnya terjadi lagi. Jadi yang terbesar dalam sepakbola Inggris.
Meretas karier dari bintang lapangan, Yuni Kartika hingga kini tetap jadi bintang di depan kamera.
Meretas karier dari bintang lapangan, Yuni Kartika hingga kini tetap jadi bintang di depan kamera.
Saat tim-tim kejutan lain berguguran, Maroko masih bertahan. Sejauh mana tim Singa Atlas mampu meng-upgrade catatan sejarahnya?
Saat tim-tim kejutan lain berguguran, Maroko masih bertahan. Sejauh mana tim Singa Atlas mampu meng-upgrade catatan sejarahnya?
Simposium nasional diharapkan menghasilkan rekomendasi kepada pemerintah untuk menuntaskan masalah tragedi 1965.
Simposium nasional diharapkan menghasilkan rekomendasi kepada pemerintah untuk menuntaskan masalah tragedi 1965.
Lima puluh tahun sudah ajang tahunan Pasar Malam Besar di Malieveld, Den Haag, Belanda digelar. Inilah festival terbesar budaya Indisch.
Lima puluh tahun sudah ajang tahunan Pasar Malam Besar di Malieveld, Den Haag, Belanda digelar. Inilah festival terbesar budaya Indisch.
Bagi negara, perempuan merupakan ancaman bagi kemapanan sistem sosial dan ekonomi sehingga harus dikendalikan.
Bagi negara, perempuan merupakan ancaman bagi kemapanan sistem sosial dan ekonomi sehingga harus dikendalikan.
transparant.png
bottom of page