top of page

Indonesia Tak Punya Sejarah

Sejarah tak hidup dalam sebuah masyarakat kecuali dipakai untuk mencari jalan ke depan yang lebih baik.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Budiarto Shambazy, Bonnie Triyana, dan Max Lane.

  • 25 Jan 2013
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 19 Des 2025

SEBAGIAN besar sejarah Indonesia merdeka adalah sejarah Orde Baru, yang berkuasa selama 32 tahun. Sayangnya, hanya secuil sejarah Orde Baru diajarkan dalam mata pelajaran sejarah di sekolah yang jamnya terus dikurangi.


Yang aneh, orang Indonesia yang lahir sesudah Sukarno dan gerakan kiri dibasmi tak tahu sejarah Orde Baru. “(Mereka) menjadi ciptaan dari pengalaman sejarah yang tidak dimengerti. Bagaimana harapannya ke depan?” kata Max Lane, dosen Universitas Victoria, Melbourne, Australia, dalam diskusi bertajuk “Membuka Lembaran Sejarah Orde Baru,” yang diselenggarakan majalah Historia dan Wisdom Institute, di Newseum Cafe, Jakarta (24/1).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page