top of page

Gus Dur dan Buku

Hidup di lingkungan pesantren tidak membuat Gus Dur jauh dari minat membaca. Bahkan sedari muda ia dikenal sebagai penggila berbagai bacaan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Gus Dur masa muda sedang membaca buku. (Wikimedia Commons).

24 Apr 2020
3 menit membaca

SOSOK Abdurrahman Wahid, akrab disapa Gus Dur, begitu terkenang di hati rakyat Indonesia. Presiden ke-4 RI ini dianggap reformis oleh kalangan santri. Hal itu juga menghilangkan kesan kolot dunia pesantren di mata masyarakat. Meski tentu saja anggapan tersebut tidak benar.


Hidup di lingkungan pesantren –sebagai cucu ulama besar KH Hasyim Asyari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU) juga Pesantren Tebu Ireng di Jombang, Jawa Timur– tidak serta-merta menghalangi minat baca Gus Dur. Tersedianya buku (berbagai jenis) dalam jumlah banyak, ditambah lingkungan keluarga yang mendukung membuat minat membacanya tersalurkan.


Ketika menempuh pendidikan di Yogyakarta, tahun 1950, di SMEP (Sekolah Menengah Ekonomi Pertama) Gowongan dan nyantri di Pesantren Al-Munawwir, Gus Dur semakin menikmati hari-harinya bersama buku. Dikisahkan Greg Barton dalam Gus Dur: The Authorized Biography of Abdurrahman Wahid, Yogyakarta menjadi tempat Gus Dur menemukan berbagai jenis tema buku yang diinginkan. Ia bahkan sering mengunjungi toko-toko buku langganan mahasiswa UGM.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto nyentrik dan eksentrik dalam penampilan, perkataan, dan keyakinan. Jenderal humoris dan dekat dengan anak buah. Penyayang anak-anak dan pelindung umat Buddha.
bg-gray.jpg
Terlantar di negeri orang. Eks romusha bersama buruh Indonesia melakukan aksi propaganda, boikot, hingga pemogokan di Singapura.
bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Olimpiade Paris 2024 memunculkan kontroversi gender yang menimpa atlet Aljazair Imane Khelif. Atlet lari Stella Walsh dan Helen Stephens juga mengalami hal yang sama.
Olimpiade Paris 2024 memunculkan kontroversi gender yang menimpa atlet Aljazair Imane Khelif. Atlet lari Stella Walsh dan Helen Stephens juga mengalami hal yang sama.
Bukan pertama kali wabah penyakit berjangkit saat umat muslim menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan.
Bukan pertama kali wabah penyakit berjangkit saat umat muslim menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan.
Tingginya angka kematian akibat Flu Spanyol membuat permintaan kain kafan dan peti mati sangat tinggi. Situasi itu menjadi permainan para pedagang nakal.
Tingginya angka kematian akibat Flu Spanyol membuat permintaan kain kafan dan peti mati sangat tinggi. Situasi itu menjadi permainan para pedagang nakal.
Adolf Hitler kagum pada permainan kabaddi. Mengapresiasi dengan sertifikat dan medali.
Adolf Hitler kagum pada permainan kabaddi. Mengapresiasi dengan sertifikat dan medali.
Edisi ke-19 festival film terlama. Ajang untuk menengok Eropa lewat film-film berkualitas.
Edisi ke-19 festival film terlama. Ajang untuk menengok Eropa lewat film-film berkualitas.
transparant.png
bottom of page