top of page

Fraksi ABRI Riwayatnya Dulu

Isianya adalah para perwira tentara dan polisi. Setelah Soeharto lengser, jumlahnya dikurangi dan akhirnya hilang.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Anggota Fraksi ABRI DPR-RI sedang mengikuti sidang. (Repro 50 Tahun Indonesia Merdeka: 1965-1995).

28 Jun 2023
3 menit membaca

Diperbarui: 27 Mar

WACANA mengembalikan peran politik militer mengemuka. Hal itu bermula dari perubahan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI yang digodok Mabes TNI. Dalam penggodokan itu, ada usulan penambahan delapan kementerian dan lembaga negara yang dapat diduduki oleh prajurit aktif. Padahal, dalam pasal 47 ayat 2 UU TNI, sudah ada sepuluh kementerian dan lembaga negara yang dapat diduduki prajurit aktif.


Hal tersebut sontak memantik perdebatan. Ketua Centra Initiative Al Araf menyatakan, perluasan jabatan-jabatan sipil yang dapat diduduki oleh perwira TNI aktif membuka ruang kembalinya doktrin Dwifungsi ABRI seperti yang dipraktikan di rezim Orde Baru.


“Hal ini tentunya menjadi kemunduran jalannya reformasi dan proses demokrasi tahun 1998 di Indonesia yang telah menempatkan militer sebagai alat pertahanan negara,” ujar Al Araf, dikutip kompas.com, 11 Mei 2023.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page