top of page

Di Balik Tabir Pahlawan Nasional Abdul Kahar Mudzakkir

Sosok perintis simpati kemerdekaan Indonesia di Mesir. Sempat gebrak meja saat menentukan arah dan dasar negara.

loading_historia_white.gif
transparant.png

KH Abdul Kahar Mudzakkir (kiri). (Repro Bulan Sabit Muncul dari Balik Pohon Beringin).

  • 12 Nov 2019
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 19 Mei

MASYARAKAT Yogyakarta mendapat kehormatan besar. Dua dari tokohnya ditetapkan Presiden Joko Widodo sebagai Pahlawan Nasional lewat Keppres 120/TK/Tahun 2019 pada 8 November 2019. Dr. M. Sardjito dan Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir, masing-masing diusulkan oleh Universitas Gadjah Mada dan Universitas Islam Indonesia (UII) bersama Muhammadiyah.


KH Mudzakkir jadi satu dari tiga anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional tahun ini. Selain Mudzakkir, ada A.A. Maramis dari Sulawesi Utara dan KH. Masjkur dari Jawa Timur.


Mengutip situs UII, nama Mudzakkir, salah satu penggagas Piagam Jakarta, sudah empat kali diajukan sebagai pahlawan nasional sejak 2014. Namun, selalu kandas. Cendekiawan Muhammadiyah itu lebih banyak berkiprah membangun pendidikan di Yogyakarta selepas proklamasi. Kiprahnya selain menjadi rektor pertama UII (1948-1960), ialah mendirikan Akademi Tabligh Muhammadiyah Yogyakarta (kini Fakultas Agama Islam UMY) dan mendirikan Universitas Aisyiyah, sebagai perwujudan dari gagasan kaum perempuan berpendidikan tinggi.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pernah populer sebagai pohon peneduh bersama asam jawa dan flamboyan. Kini, tanaman ini menjadi salah satu pohon yang paling populer untuk aktivitas penghijauan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berduka secara beruntun. Kehilangan orang dekat dalam waktu singkat.
bg-gray.jpg
Penyebaran pamflet provokatif oleh Front Pemuda Sunda bikin geger. Parlemen sampai memanggil perdana menteri. Ketidakadilan jadi pangkalnya.
bg-gray.jpg
Tubagus Angke asal Banten melanjutkan Fatahillah memimpin Jayakarta. Sebagai Pangeran Jayakarta II, dia membawa Pelabuhan Sunda Kelapa menandingi Pelabuhan Malaka.
Produksi penulisan sejarah maupun penyebaran informasi kesejarahan harus merespons situasi zaman.
Produksi penulisan sejarah maupun penyebaran informasi kesejarahan harus merespons situasi zaman.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Budaya bahari bisa tumbuh bukan semata-mata karena infrastruktur fisik.
Belanda bikin lembaga yang mengumpulkan informasi mengenai tanah jajahannya.
Belanda bikin lembaga yang mengumpulkan informasi mengenai tanah jajahannya.
Ada banyak cara memecahkan masalah kepadatan lalu-lintas ibukota. Salah satunya dengan menebeng.
Ada banyak cara memecahkan masalah kepadatan lalu-lintas ibukota. Salah satunya dengan menebeng.
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
Polisi berkunjung ke sekolah untuk mengimbau pelajar agar tidak tawuran. Yang dapat mengakhiri tawuran pelajar itu sendiri.
Polisi berkunjung ke sekolah untuk mengimbau pelajar agar tidak tawuran. Yang dapat mengakhiri tawuran pelajar itu sendiri.
transparant.png
bottom of page