- 22 Sep 2019
- 5 menit membaca
Diperbarui: 13 Feb
PADA 11 September 1973 Jenderal Augusto Pinochet mengerahkan pasukan, tank, dan Angkatan Udara, menyerbu istana kepresidenan La Moneda untuk menggulingkan Presiden Chile Salvador Allende, seorang sosialis demokrat. Allende memutuskan bunuh diri menggunakan senapan AK-47 pemberian sahabatnya, pemimpin Kuba, Fidel Castro. Namun, banyak orang percaya, kalau dia ditembak mati.
Keluarga Allende menerima versi resmi bahwa Allende bunuh diri. Untuk kembali memastikan kematiannya, pada 2011 keluarga mengizinkan jenazah Allende digali untuk diselidiki oleh Pengadilan Chile dengan melibatkan para pakar internasional, termasuk ahli balistik. Dua bulan setelah penggalian, hasil penyelidikan diumumkan dan disimpulkan bahwa Allende bunuh diri.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












