top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Catatan Seorang Aktivis: PRD dan Penggulingan Soeharto (1)

Ditahan dengan tuduhan sebagai dalang Peristiwa 27 Juli 1996. Mereka meyakini gerakan mahasiswa dan rakyat hanya tiarap sesaat.

21 Mei 2018

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Deklarasi Partai Rakyat Demokratik (PRD) di Jakarta, 22 Juli 1996. (prd.or.id).

GEDUNG Bundar Kejaksaan Agung (Kejagung) begitu "angker” bagi tokoh-tokoh oposisi, terutama dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Satu per satu mereka diperiksa sebagai saksi Peristiwa 27 Juli 1996. Mereka antara lain Megawati Soekarnoputri, Ridwan Saidi, Aberson M. Sihaloho, Sophan Sophiaan, Sabam Sirait, Soetardjo Soerjogoeritno, Sukowalujo Mintorahardjo, Julius Usman, dan Permadi.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Sisi Lain Jeffrey Epstein

Sisi Lain Jeffrey Epstein

Dari mana Jeffrey Epstein menimbun kekayaannya? Benarkah dia agen intelijen?
Kisah Dua Kapal Inaco

Kisah Dua Kapal Inaco

Belum genap satu dekade berdiri, sebuah perusahaan pelayaran swasta nasional mengalami masalah pelik. Bahkan akhirnya pailit dan bangkrut. Dua kapalnya menjadi sengketa.
Sutan Sjahrir dan Manifesto Antifasis

Sutan Sjahrir dan Manifesto Antifasis

Perdana menteri Indonesia pertama, Sutan Sjahrir menentang fasisme dan feodalisme. Ia menuangkan gagasannya dalam risalah Perjuangan Kita.
Coolen Mengkristenkan Jawa

Coolen Mengkristenkan Jawa

Coolen menyebarkan Kristen menggunakan wayang. Dia melakukan akulturasi ajaran Kristen dengan budaya Jawa sehingga berbeda dengan Kristen Belanda.
A Historical Pilgrimage to Petamburan, Jakarta (3-End)

A Historical Pilgrimage to Petamburan, Jakarta (3-End)

Tan Tjeng Bok was known as an actor for three eras. He was once the highest-paid artist, but his life ended in sorrow. He was buried in the Petamburan Public Cemetery.
bottom of page