top of page

Adik Goering Anti-Nazi dan Penyelamat Yahudi

Tak hanya Hitler yang punya keluarga penentang Nazi, Hermann Goering pun punya adik pembelot yang membantu pelarian Yahudi.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Albert Goering memanfaatkan koneksi kakaknya untuk menyelamatkan ratusan Yahudi dari holocaust. (Youtube Upside Distribution/Wolfgeist Limited).

26 Jun 2020
6 menit membaca

Diperbarui: 21 Apr

HALAMAN kamp tahanan transit Augsburg suatu siang medio Mei 1945. Albert Goering (dalam bahasa Jerman ditulis Göring) sedang cari angin di saat waktu rehat sembari memikirkan nasibnya jelang dikirim ke Pengadilan Nuremberg itu. Rona mukanya sontak berbinar kala dari kejauhan sang kakak menyapa. Siapa lagi kalau bukan Hermann Goering.


Sang kakak merupakan orang nomor dua di rezim Nazi setelah Adolf Hitler. Hermann juga tinggal menunggu waktu dikirim ke Pengadilan Nuremberg untuk mempertanggungjawabkan pecahnya Perang Dunia II dan holocaust yang menelan korban sekira enam juta nyawa Yahudi dan sejumlah ras lain yang dianggap Nazi sebagai ras rendahan.


“Saya sangat menyesal, Albert, bahwa Engkau juga harus amat menderita karena aku. Engkau akan segera bebas. Lalu jagalah istri dan anakku. Selamat tinggal!” cetus Hermann, dikutip sejarawan William Hastings Burke dalam Thirty Four: The Keys to Göring’s Last Secret.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
Inilah Piala Dunia, hajatan sepakbola sejagat yang selalu ditunggu. Di luar lapangan hijau ada drama-drama yang tak kalah menarik.
Inilah Piala Dunia, hajatan sepakbola sejagat yang selalu ditunggu. Di luar lapangan hijau ada drama-drama yang tak kalah menarik.
Sebuah ibukota di Skandinavia jadi jembatan politik Amerika-Rusia. Dipilih karena kenetralannya sejak Perang Dingin.
Sebuah ibukota di Skandinavia jadi jembatan politik Amerika-Rusia. Dipilih karena kenetralannya sejak Perang Dingin.
Presiden Jokowi menjadi tamu kehormatan Republic Day India. Mengikuti jejak SBY dan Sukarno.
Presiden Jokowi menjadi tamu kehormatan Republic Day India. Mengikuti jejak SBY dan Sukarno.
Tema budaya bahari dipilih untuk mengingatkan bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan dan laut sebagai penghubungnya.
Tema budaya bahari dipilih untuk mengingatkan bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan dan laut sebagai penghubungnya.
Warna batik pun menyala dengan sentuhan Tionghoa.
Warna batik pun menyala dengan sentuhan Tionghoa.
transparant.png
bottom of page