top of page

Jenderal Widodo Disingkirkan Soeharto

Soeharto mendepak Jenderal R. Widodo, seorang kawan lama, karena dianggap mengusik kewibawaannya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Jenderal TNI Widodo mendapat ucapan selamat saat dilantik sebagai KSAD. (Perpusnas RI).

28 Mar 2018
3 menit membaca

Diperbarui: 25 Apr

SOEHARTO tak pernah mengenal istilah “matahari kembar”. Bagi pemuka utama Orde Baru itu, pantang ada figur yang bisa menyaingi ketokohannya. Mereka yang berpotensi membahayakan posisinya akan disingkirkan.


Sebagai presiden jebolan tentara, Soeharto mafhum ABRI, khususnya Angkatan Darat, selalu menghadirkan para perwira loyalis sekaligus oposan. Salah satu perwira tinggi yang pernah kena depak karena mengusik Soeharto adalah Jenderal TNI Widodo, Kepala Staf TNI AD (Kasad) periode 1978-1980. Widodo yang disebut-sebut sebagai tokoh pembaru TNI dicurigai Soeharto memiliki agenda tersamar.


“Ia hanya sempat menjadi Kasad dua tahun, bukannya empat atau lima tahun, sebagaimana biasanya,” tulis Salim Said dalam "Soeharto dan Militer" termuat dalam Krisis Masa Kini dan Orde Baru suntingan Muhammad Hisyam.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Rumah komunal di Sulawesi hanya bertahan dalam ingatan.
Rumah komunal di Sulawesi hanya bertahan dalam ingatan.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Raksasa pemakan tumbuhan yang lembut ini juga karnivora dan oportunis?
Raksasa pemakan tumbuhan yang lembut ini juga karnivora dan oportunis?
Usai menginspirasi jutaan orang dalam sepakbola, kini sang legenda pergi untuk selamanya. Jakarta beruntung sempat menjadi salah satu kota yang dikunjungi Maradona.
Usai menginspirasi jutaan orang dalam sepakbola, kini sang legenda pergi untuk selamanya. Jakarta beruntung sempat menjadi salah satu kota yang dikunjungi Maradona.
transparant.png
bottom of page