top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Wushu Menembus Sentimen dan Stigma Orde Baru

Lekat dengan stigma miring Tionghoa, wushu berhasil melewatinya. Perkembangannya diretas justru oleh perwira intelijen di masa Orde Baru.

8 Feb 2018

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

"Di bawah naungan PBWI, wushu Indonesia berkembang pesat, prestasinya hingga ke level dunia/Foto: wushuindonesia.or.id "

Diperbarui: 9 Des 2025

ANAK-anak berusia 6-12 tahun itu asyik bercanda di atas matras panjang warna hijau yang terhampar di lantai sebuah ruang mirip sanggar aerobik. Mereka tak hirau ada anak-anak lain yang serius berlatih main toya. Para murid Perguruan Poenix Wushu Kids, Puri Bugar Sport, Kembangan, Jakarta Barat itu sedang menunggu dimulainya latihan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Tuan Rondahaim melawan Belanda di Simalungun hingga akhir hayatnya. Dia tidak pernah menyerah. Penyakit rajalah yang menghentikan perlawanannya.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
bottom of page