top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Pelé adalah Sepakbola, Sepakbola adalah Pelé

Mewariskan sepakbola indah, nama Pelé abadi di jajaran teratas sejarah sepakbola dunia.

30 Des 2022

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Pelé merayakan kemenangan Brasil menjuarai Piala Dunia 1970 di Meksiko. (elgrafico.com.ar/Wikimedia Commons).

  • 30 Des 2022
  • 8 menit membaca

Diperbarui: 20 Jan

PIALA Dunia 2022 Qatar sudah tutup buku. Nama Lionel Andrés Messi dielu-elukan bak “Tuhan” saban waktu usai ikut merebut trofi Piala Dunia untuk yang ketiga kalinya buat Argentina. Julukan “GOAT” (Greatest of All Time) melekat padanya dan bahkan, sejumlah pihak mengusulkannya mendapat anugerah Super Ballon d’Or. Mantan pelatih Real Madrid asal Italia Fabio Capello sampai menyetarakan Messi dengan Pelé.


Namun, ocehan Capello sepertinya berlebihan. Sebagian tokoh sepakbola tetap menyebut pesepakbola terbaik hingga saat ini adalah Pelé. Tiada seorang pun di kolong langit, terutama yang mengaku penggila bola, yang tak mengenal siapa Pelé. Magisnya mampu menghipnotis siapapun yang pernah menyaksikan aksi-aksinya di tengah lapangan, baik mereka yang sebelumnya nol pengetahuan tentang sepakbola hingga para legenda sepakbola lintas zaman.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Sebelum Ali Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi

Sebelum Ali Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi

Enam kali Ali Khamenei dipenjara rezim Pahlavi dan disiksa SAVAK. Jadi korban percobaan pembunuhan tak lama pasca-Revolusi Islam 1979.
Cat Stevens Masuk Islam

Cat Stevens Masuk Islam

Dia terus bermusik setelah masuk Islam. Kemanusiaan sangat penting baginya.
Serangan Umum 1 Maret

Serangan Umum 1 Maret

Pada 1 Maret 1949, TNI menyerang Belanda. Meski TNI hanya enam jam menguasai Yogyakarta, TNI berhasil mematahkan propaganda Belanda.
Taking A Melodious Trip to Lokananta

Taking A Melodious Trip to Lokananta

The first and largest music studio in Indonesia to record sounds of artistic value, Lokananta continues to exist as a witness to the development of Indonesian music.
The Light of Christ on Nias Island

The Light of Christ on Nias Island

Christianity is the majority religion on Nias Island, thanks to German pastors who spread it with the help of local teachers whom they had trained.
bottom of page