top of page

Maroko dan Piala Dunia

Maroko enam kali tampil di Piala Dunia. Enam kali pula mengajukan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia. Lima kali gagal.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pemain Maroko merayakan kemenangan atas Belgia 2-0 dalam pertandingan kedua Grup F Piala Dunia 2022 di Qatar. (Twitter resmi @FIFAWorldCup).

28 Nov 2022
3 menit membaca

Diperbarui: 8 Jun

KEJUTAN datang dari pertandingan kedua Grup F Piala Dunia 2022 di Al Thumama Stadium, Minggu (27/11/2022). Maroko berhasil mengalahkan Belgia 2-0 lewat gol Romain Saiss dan Zakaria Aboukhlal. Kekalahan Belgia memicu kerusuhan di Brussel. Suporter Belgia yang kecewa membakar kendaraan di jalanan. 


Maroko telah enam kali tampil di Piala Dunia pada 1970, 1986, 1994, 1998, 2018, dan 2022. Di Piala Dunia 2022 di Qatar, Maroko lolos ke babak selanjutnya setelah mengalahkan Spanyol lewat adu penalti 3-0. Di babak perempat final, Maroko mengalahkan Portugal dengan skor tipis 1-0. Maroko mengukir sejarah sebagai negara Afrika pertama yang lolos ke semifinal. 


Sejarah berulang. Sebelumnya, Maroko juga memulangkan Portugal di Piala Dunia 1986 di Meksiko. Sebagai tim underdog, Maroko bermain lepas tanpa beban. Apalagi Maroko satu grup dengan negara-negara unggulan, yaitu Inggris, Polandia, dan Portugal.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page