top of page

Lima Pelatih Barcelona dari Belanda

Barça adalah sekolah Belanda sejak era Michels, Cruyff, Van Gaal, dan Rijkaard yang mengusung sepakbola indah nan dikagumi, kata presiden klub.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ronald Koeman (tengah) mengikuti jejak empat pendahulunya dari Belanda: Rinus Michels, Johan Cruyff, Louis van Gaal, dan Frank Rijkaard (Foto: fcbarcelona.com)

24 Agu 2020
6 menit membaca

Diperbarui: 20 Mei

POSTER besar berwarna kuning bertuliskan “Ben Tornat a Casa! Koeman” (terj. “selamat datang di rumah”) itu begitu mencolok. Sosok yang wajahnya digambar di poster itu, Ronald Koeman, segera membubuhkan tandatangannya. Kembalinya pahlawan FC Barcelona era 1990-an itu diharapkan jadi juru selamat Barça dari jurang keterpurukan.


Setelah merampungkan segenap formalitas kontrak dua tahunnya sebagai entrenador (pelatih) anyar, langkah kaki Koeman mengantarkannya ke lorong menuju lapangan di Stadion Camp Nou. Sejenak, ia memarkirkan bokongnya di barisan bangku cadangan. Kebahagiaan membuncah dari matanya kendati tugas berat menanti mantan defensor (bek) Barça (1989-1995) yang jadi pahlawan Barça musim kala meraih trofi Champions 1991/1992 itu.


Entah gaya permainan seperti apa yang bakal diusung Koeman yang menjadi bagian dari sejarah total football ketika masih bermain. “Kabar bahwa Koeman akan membawa kembali total football ke Barcelona jadi bagian yang menarik. Namun dari trek kepelatihannya selama ini, baik di Ajax Amsterdam atau Everton, kita tidak pernah mendengar tentang total football dari klub asuhan Koeman,” sebut Pemimpin Redaksi TopSkor Irfan Sudrajat kepada Historia.ID.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page