top of page

Balada Klub Antah Berantah Como 1907

Kelahirannya terinspirasi dari rombongan sirkus. Como 1907 dua kali pailit sampai dibeli pengusaha terkaya di Indonesia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Como 1907, klub Italia kasta bawah yang dibeli pengusaha terkaya Indonesia. (comofootball.com).

  • 23 Okt 2019
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 25 Mei

COMO 1907, klub Serie C Liga Italia, tengah jadi kabar hangat di tanah air. Kepemilikannya dikabarkan kini beralih ke genggaman grup usaha terkaya Indonesia, Djarum Group.


Mengutip Bolalob, 18 Oktober 2019, Como dibeli lewat anak perusahaan Djarum SENT Entertainment Ltd. yang berbasis di London, Inggris. Nilainya tak sampai 5 miliar rupiah. “Istilahnya kami menebus di pegadaian. Per 1 Juli pemainnya bahkan tidak ada. Jadi, kami seperti mengambil aset tak terurus dan kami poles lagi,” ujar Mirwan Santoso, perwakilan Mola TV, perusahaan tv kabel yang juga milik Djarum.


Manajemen klub akan ditangani Michael Gandler, eks manajer marketing Inter Milan era Erick Thohir, sebagai kepanjangan tangan Djarum. Como 1907 nantinya akan dijadikan wadah untuk menempa tim Garuda Select, hasil kerjasama Djarum Super Soccer dan PSSI yang sudah start sejak enam bulan lewat.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first marriage ended in tragedy. Her husband was shot and killed by Dutch soldiers. Her second spring of love unfolded with Soebadio Sastrosatomo.
bg-gray.jpg
Captain Drury, a veteran of the Java Invasion, is the only British person buried in the old Dutch cemetery at the Bogor Botanical Gardens.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo menjadi menteri luar negeri pertama tetapi tidak berlangsung lama. Setelah berganti pemerintahan, Subardjo hidup dari penjara ke penjara semasa revolusi.
transparant.png
bottom of page