top of page

Maulwi Saelan yang Saya Kenal

Maulwi Saelan wafat meninggalkan banyak kisah dari sebuah masa yang paling banyak diputarbalikan sejarahnya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kolonel Maulwi Saelan (kiri) dan Presiden Sukarno. (Dok. Maulwi Saelan/Historia.ID).

10 Okt 2016
4 menit membaca

Diperbarui: 2 Mar

SAYA lupa kapan tepatnya sejarawan Asvi Warman Adam menelpon saya pada 2012 yang lampau. Dia mengabarkan kepada saya bahwa kami berdua diminta untuk bertemu Maulwi Saelan di sekolah Syifa Budi, Kemang, sekolah yang dikelolanya sejak dibebaskan dari penjara rezim Soeharto.


Pada hari pertemuan itu, Pak Maulwi berbatik dengan berkopiah menyambut kami dengan senyum ramah. Dalam pertemuan itu dia menawarkan kami untuk menulis biografinya. Sejarawan Asvi Warman Adam mengusulkan agar ada empat tema buku mengenai Maulwi Saelan: sebagai penjaga kemerdekaan, penjaga gawang, penjaga presiden dan penjaga pendidikan. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
Inilah Piala Dunia, hajatan sepakbola sejagat yang selalu ditunggu. Di luar lapangan hijau ada drama-drama yang tak kalah menarik.
Inilah Piala Dunia, hajatan sepakbola sejagat yang selalu ditunggu. Di luar lapangan hijau ada drama-drama yang tak kalah menarik.
Sebuah ibukota di Skandinavia jadi jembatan politik Amerika-Rusia. Dipilih karena kenetralannya sejak Perang Dingin.
Sebuah ibukota di Skandinavia jadi jembatan politik Amerika-Rusia. Dipilih karena kenetralannya sejak Perang Dingin.
Presiden Jokowi menjadi tamu kehormatan Republic Day India. Mengikuti jejak SBY dan Sukarno.
Presiden Jokowi menjadi tamu kehormatan Republic Day India. Mengikuti jejak SBY dan Sukarno.
Tema budaya bahari dipilih untuk mengingatkan bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan dan laut sebagai penghubungnya.
Tema budaya bahari dipilih untuk mengingatkan bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan dan laut sebagai penghubungnya.
Warna batik pun menyala dengan sentuhan Tionghoa.
Warna batik pun menyala dengan sentuhan Tionghoa.
transparant.png
bottom of page