top of page

Teka-Teki Silsilah Presiden Soeharto

Kasus pemuatan silsilah Presiden Soeharto berujung ke meja hijau. Masa lalu presiden kedua itu pun tetap menjadi teka-teki.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sejumlah saksi dari Kemusuk dihadirkan untuk membuktikan silsilah Presiden Soeharto. (Repro Memoar Probosutedjo: Saya dan Mas Harto).

  • 17 Apr 2018
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 8 Jun

SAAT kampanye Pilpres 2014, tabloid Obor Rakyat menyebar kabar bohong perihal silsilah Joko Widodo. Di dalam tabloid itu, disebut Jokowi merupakan anak seorang Tionghoa bernama Oey Hong Liong, aktivis PKI.


Drama Obor Rakyat berakhir di meja hijau. Dua pesakitannya, Setiyardi Budiono selaku pemimpin redaksi dan Darmawan Sepriyossa sebagai redaktur dijatuhi hukuman 8 bulan kurungan pada November 2016. Mereka dianggap mencemarkan nama baik dan menghina Jokowi.


Pada 1974, kasus serupa menimpa Rey Hanityo, pemimpin redaksi majalah POP. Majalah POP, tahun II, nomor 17, Oktober 1974, memuat artikel berjudul “Teka Teki Sekitar Garis Silsilah Suharto”, yang mengisahkan Soeharto keturunan kesultanan Yogyakarta, dari garis Sultan Hamengku Buwono II.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first marriage ended in tragedy. Her husband was shot and killed by Dutch soldiers. Her second spring of love unfolded with Soebadio Sastrosatomo.
transparant.png
bottom of page