top of page

Pameran Surat-surat Pribadi Pendiri Bangsa

Memahami perasaan dan pemikiran para tokoh bangsa lewat surat-surat pribadi yang ditampilkan dalam Pameran “Surat Pendiri Bangsa”.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Meutia Hatta memukul gong yang menandai dibukanya Pameran Surat Pendiri Bangsa, 10 November 2018

  • 10 Nov 2018
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 4 Jul

PUTRI proklamator Bung Hatta, Meutia Hatta, mengatakan bahwa sebelum meninggal ayahnya sempat menulis dua surat wasiat. Satu surat ditujukan kepada keluarganya, berisi permintaan agar dia tidak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.


“Saya ingin dikuburkan di kuburan rakyat biasa yang nasibnya saya perjuangkan seumur hidup saya,” kata Hatta dalam surat wasiatnya yang dibacakan Meutia ketika memberi sambutan dalam pembukaan Pameran “Surat Pendiri Bangsa” di Museum Nasional, 10 November 2018.


Surat wasiat kedua ditujukan kepada Guntur Sukarnoputra, putra sulung Presiden Sukarno. Surat wasiat kedua bukan mengungkapkan hubungan pribadi kedua proklamator tapi mengenai fakta sejarah yang saat itu ditutup-tutupi oleh rezim Orde Baru bahwa Bung Karno bukan penggagas Pancasila. “Bung Karno merupakan penggali Pancasila,” kata Hatta dalam suratnya seperti ditirukan Meutia.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah shared a room with Siti Soendari, the youngest sister of Dr. Soetomo. They had different personalities but complemented each other very well.
Konsep Jabotabek dikritik karena bukan mengurangi tapi akan menambah beban Jakarta.
Konsep Jabotabek dikritik karena bukan mengurangi tapi akan menambah beban Jakarta.
Bukan mangkrak, museum ini cuma butuh dana dan komitmen yang besar. Butuh dana 40 milyar lagi.
Bukan mangkrak, museum ini cuma butuh dana dan komitmen yang besar. Butuh dana 40 milyar lagi.
 Kisah penerjunan sinterklas oleh AU Inggris di laga Aston Villa vs Arsenal menjelang Hari Natal yang berakhir pelik.
Kisah penerjunan sinterklas oleh AU Inggris di laga Aston Villa vs Arsenal menjelang Hari Natal yang berakhir pelik.
 Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Jepang bisa jadi adidaya tak lepas dari belajar ke Indonesia. Mengapa Indonesia tak mau meniru meski harus berguru pada murid?
Jepang bisa jadi adidaya tak lepas dari belajar ke Indonesia. Mengapa Indonesia tak mau meniru meski harus berguru pada murid?
Indonesia siap mencuri perhatian pada gelaran final Piala Dunia 2018.
Indonesia siap mencuri perhatian pada gelaran final Piala Dunia 2018.
transparant.png
bottom of page