- 5 Sep 2023
- 3 menit membaca
Diperbarui: 6 hari yang lalu
WAKTU tentara Jepang kalah dan Indonesia merdeka, Didi Kartasasmita berusaha mengumpulkan para bekas perwira tentara kolonial Koninklijk Nederlands-Indische Leger (KNIL) yang tersebar di Jawa. Banyak perwira KNIL Jawa yang dikenalnya. Salah satu tujuan Didi adalah Kapten Wardiman Wirjosapoetro di Songgom, perbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat. Tidak sulit bagi Didi menemukannya di sana pada akhir 1945.
“Di Songgom saya berhasil menemui Kapten Wardiman. Secara pribadi saya tidak mengenalnya, sebab usia Kapten Wardiman jauh di atas saya. Ketika saya masih berdinas di KNIL, ia sudah pensiun. Kabarnya Kapten Wardiman pernah menjadi anggota Volksraad (Dewan Rakyat) mewakili para pensiunan KNIL. Akan tetap dia sudah lama tidak aktif di kemiliteran. Kapten Wardiman sangat antusias mendengarkan misi saya,” kenang Didi dalam Didi Kartasasmita: Pengabdian Kepada Kemerdekaan.
Wardiman sudah 21 tahun absen di dunia militer. Masa dinas Wardiman sebagai perwira di KNIL, menurut catatan Benjamin Bouman dalam Van Driekleur tot Rood-Wit: De Indonesische Officieren uit het KNIL 1900-1950, dari 1910 hingga 1924 saja. Dia pensiun dini.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















