- Amanda Rachmadita
- 31 Jul 2022
- 4 menit membaca
Diperbarui: 18 jam yang lalu
ADA banyak hal yang dapat dibahas dari popularitas Citayam Fashion Week yang sempat menghebohkan publik. Salah satunya istilah yang menarik yaitu “slebew”. Kata ini kerap diucapkan anak-anak muda yang nongkrong di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat.
Arti “slebew” mungkin hanya mereka yang tahu. Kata ini tak ada dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia karena bentukan baru sebagai bahasa informal atau slang.
Gorys Keraf dalam Diksi dan Gaya Bahasa menjelaskan bahwa slang merupakan kata-kata nonstandar yang informal, yang disusun secara khas; atau kata-kata biasa yang diubah secara arbitrer (manasuka); atau kata-kata kiasan yang khas, bertenaga, dan jenaka yang dipakai dalam percakapan. Kadang kala kata slang dihasilkan dari salah ucap yang disengaja, atau kadang kala berupa pengrusakan sebuah kata biasa untuk mengisi suatu bidang makna yang lain.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












