- 22 Des 2023
- 2 menit membaca
Diperbarui: 6 jam yang lalu
WAKTU Perang Jawa (1825-1830) berkecamuk, di Sulawesi Utara Residen D.E.W. Pietermaat minta orang Minahasa menolong Belanda dalam perang tersebut. Sebagai kelanjutan darinya, terbentuklah sebuah pasukan tempur berjumlah 1.421 orang yang disebut Serdadu Manado atau Pasukan Tulungan. Komandannya Tololiu Hermanus Willem Dotulong yang diberi pangkat mayor. Dotulong dibantu tiga kapten.
“Mereka antara lain Benjamin Sigar (Langowan), D. Rotinsulu (Tonsea), dan Polingkalim (Tondano),” tulis Jessy Wenas dalam Sejarah dan Kebudayaan Minahasa.
Pasukan Tulungan atau Hulptroepen (pasukan bantuan) Minahasa ini adalah sebagian dari banyak hulptroepen yang membantu Belanda. Setelah terbentuk, pasukan itu langsung diberangkatkan ke Jawa.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















