top of page

Riwayat Blitzkrieg, Serbuan Kilat ala Nazi

Taktik Jerman-Nazi yang lugas dan secepat kilat melibas pertahanan kolot Sekutu. Istilah Blitzkrieg justru dibenci Hitler.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Gelombang barisan lapis baja Jerman yang jadi ujung tombak Blitzkrieg menerobos Hutan Ardennes hingga menaklukkan Prancis dalam waktu 46 hari saja. (Bundesarchiv).

  • 15 Apr 2020
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 21 Apr

MENTARI belum lama mengintip dari ufuk timur pada 15 Mei 1940 ketika pesawat telefon di kamar kerja Winston Churchill tak berhenti berderinghingga sang perdana menteri Inggris itu akhirnya angkat gagang telefon. Dari seberang, terdengarsuara penelepon bergetar hebat dan ketakutan. Panik.


Lawan bicara Churchill itu tak lain adalah PM Prancis Paul Reynaud. Suasana hatinya masih begitu kacau ketika menginformasikan Churchillbahwa mereka, Sekutu, yang pada Perang Dunia I menundukkan Jerman, kini telah keok.


Blitzkrieg alias perang kilat yang dilancarkan Jerman Nazi sejak 10 Mei 1940 telah meluluhlantakkan kekuatan gabungan Prancis, Inggris, dan Belgia. Manuver dengan kecepatan tinggi itu bikin Maginot Lini –garis pertahanan perbatasan Belgia hingga selatan Prancis dengan Jerman sepanjang 500 kilometer– ambruk meski di atas kertas Sekutu punya lebih banyak serdadu dan panser/tank ketimbang Jerman.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
KH Chalimi once led the Surabaya student movement opposing Suharto’s re-election as president. He was arrested and then detained at the notorious Kalisosok Prison.
bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
Pada 3 Juli 1922, Suwardi mendirikan sebuah perguruan di Yogyakarta untuk anak-anak bumiputera bernama Taman Siswa.
Pada 3 Juli 1922, Suwardi mendirikan sebuah perguruan di Yogyakarta untuk anak-anak bumiputera bernama Taman Siswa.
Artikel Suwardi sangat menyinggung pemerintah kolonial. Mereka pun langsung mengerahkan polisi untuk memeriksa Suwardi dan rekan-rekan perjuangannya.
Artikel Suwardi sangat menyinggung pemerintah kolonial. Mereka pun langsung mengerahkan polisi untuk memeriksa Suwardi dan rekan-rekan perjuangannya.
 Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Pameran foto-foto zaman revolusi yang belum pernah beredar. Menampilkan wajah baru sejarah Indonesia awal kemerdekaan.
Pameran foto-foto zaman revolusi yang belum pernah beredar. Menampilkan wajah baru sejarah Indonesia awal kemerdekaan.
Selain Indonesia, ada tiga negara lain yang pernah batal jadi host Piala Dunia U-20. Salah satunya bahkan sampai dua kali.
Selain Indonesia, ada tiga negara lain yang pernah batal jadi host Piala Dunia U-20. Salah satunya bahkan sampai dua kali.
Meski sarat gimmick, film Shazam! Fury of the Gods tetap menyajikan keluguan remaja yang menyimpan kekuatan para dewa Yunani.
Meski sarat gimmick, film Shazam! Fury of the Gods tetap menyajikan keluguan remaja yang menyimpan kekuatan para dewa Yunani.
transparant.png
bottom of page