- 11 Feb 2020
- 3 menit membaca
Diperbarui: 4 hari yang lalu
DALAM rapat intelijen, Letjen TNI L.B. Moerdani, Asintel Hankam/Kepala Pusintelstrat/Asintel Kopkamtib/Waka Bakin, menyampaikan bahwa Menristek/Ketua BPPT B.J. Habibie melaporkan dalam rapat kabinet akan menjual helikopter Super Puma kepada Iran.
Rencana penjualan helikopter Super Puma itu bagian dari kerja sama perdagangan Indonesia-Iran yang ditandatangani pada 1987 dalam bentuk imbal beli (counter trade). Sesuai dengan persetujuan, Indonesia akan membeli minyak mentah dari Iran sebanyak 30.000 barel per hari. Sebaliknya, Iran mengimpor barang dari Indonesia dalam nilai yang sama. Namun, pembelian dari pihak Iran kurang lancar sehingga neraca perdagangan Indonesia selalu defisit.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












