Diperbarui: 13 Okt
BAGIAN V (KP-V), badan intelijen Kementerian Pertahanan, telah membangun pasukan yang berguna dalam operasi intelijen pada akhir 1947. Orang yang bertugas mencari kader untuk dilatih dalam pendidikan Special Operation atau Operasi Khusus adalah Letnan Kolonel Kanido Rachman Masjhur.
Rachman Masjhur termasuk anggota Special Operation. Pemuda kelahiran 13 Oktober 1919 ini adalah orang Minangkabau pertama yang diterima di Akademi Militer Kerajaan Belanda di Breda pada 1939.
“Kanido Masjhoer, anak Tuan Kahar Masjhoer, kepala sekolah di Fort de Kock (Bukittinggi), pada akhir bulan ini bersama [kapal] SS. Dempo akan berangkat ke Belanda,” tulis koran De Sumatra Post, 24 Juli 1939.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















